Jumat, September 4, 2026

Gempa 6.7 Magnitudo Rusakkan Banyak Rumah di Lebak Banten

Must Read

BANTEN, interakindo.com — Gempa berkekuatan 6.7 Magnitudo 14 Januari 2022 pukul 16:05:41 WIB, berlokasi 7.01 LS,105.26 BT atau berada 52 km Barat Daya Sumur, Banten, telah mengguncang sejumlah wilayah Pulau Jawa

Gempa berkedalaman 10 Km tidak berpotensi tsunami, namun menimbulkan kerusakan tempat tinggal dan terjadi di wilayah Lebak Banten.

Puluhan rumah mengalami rusak berat serta ringan. Bahkan di antara rumah yang rusak, dikabarkan ada pemukiman yang rata dengan tanah akibat guncangan tersebut.

Rumah yang mengalami rata dengan tanah adalah rumah dalam kondisi tidak kuat menahan guncangan gempa. Terutama di wilayah Desa Munjul Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Banten, Provinsi Jawa Barat.

BACA JUGA :   Ban Pecah, Truk Tangki Terbalik di Jalinsum Prabumulih–Muara Enim

Hal itu dikatakan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D, dalam konferensi pers secara virtual, Jumat 14 Januari 2022 sesaat terjadi gempa.

Dikatakan, rumah-rumah yang mengalami rusak akibat guncangan gempa tersebut adalah yang kondisinya tidak kuat menahan guncangan.

“Rumah-rumah yang rusak umumnya rumah yang kondisi sebelumnya ada retak juga tak kuat menahan guncangan,” ungkapnya.

Seorang warga yang letaknya berada tak jauh dari Pantai Banten menuturkan, saat terjadi guncangan gempa berhamburan keluar rumah.

BACA JUGA :   Revolusi Pendidikan 2028 Dimulai, Presiden Prabowo Incar Standar Inggris untuk Cetak 140 Ribu Dokter Masa Depan

Bahkan diantara warga, tambahnya, menyelamatkan diri ke tempat lebih aman.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menyebutkan pemilik rumah yang roboh di Kampung Rancasema, Kadu Agung Timur, dalam kondisi selamat, seperti dikatakan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Lebak Agus Riza Faizal, dikutip dari Antara.

Bangunan semi permanen berupa rumah yang terdampak gempa bumi itu, dalam kondisi rata dengan tanah.

BACA JUGA :   Bangun Sinergi dengan Polri, Senkom Kerinci Matangkan Peran Jaga Keamanan Masyarakat

“Kami minta keluarga Arinah, warga Rancasema yang rumahnya roboh itu dapat mengungsi di rumah kerabatnya,” katanya.

Pihaknya juga menerima laporan gedung Madrasah Ibtidaiah di Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak mengalami kerusakan akibat gempa tersebut.

BPBD Lebak hingga saat ini terus menerima laporan korban maupun kerusakan infrastruktur dan rumah akibat gempa.

Wilayah pesisir Kabupaten Lebak cukup berdekatan dengan pusat gempa yang terjadi di lokasi 7,01 LS,105,26 BT atau 52 km barat daya Sumur, Banten dengan kedalaman 10 km.

 

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Lahan Gambut Terbakar, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Ogan Ilir

OGAN ILIR, INTERAKINDO – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kali ini,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img