Sabtu, Juni 20, 2026

Bupati Aceh Tengah Sambut Baik Rencana Pembentukan DPP Asproksi

Must Read

TAKENGON, interakindo.com — DPP Asproksi (Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional) menggelar dua pertemuan penting di Aceh Tengah, pekan lalu, dalam rangka pembentukan DPW Asproksi Provinsi Aceh.

Pertemuan pertama dilaksanakan di Pendopo Bupati Aceh Tengah dilanjutkan pematangan rencana pendirian DPW Asproksi itu di Café ARB Takengon.

Pada kunjungan di Aceh Tengah ini hadir, selain Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar, juga Setda Aceh Tengah Subandhy AP, Direktur RSUD dr. H. Gusnarwin Sp B, Kadis Kesehatan dr Yunasri (Kadis Kesehatan ) pada pertemuan kedua secara intens di Cafe ARB Takengon sebagai tindak lanjut pertemuan pertama di Pendopo Bupati Aceh Tengah.

BACA JUGA :   Kembali ke Bandung untuk Beraktivitas Kembali, Ridwan Kamil dan keluarga Sudah Ikhlaskan Eril

“Kami sangat mendukung berdirinya Asproksi di Aceh. Selain fokus pada alat kesehatan, banyak aspek lain yang bisa kita kerjakan bersama menyangkut aspek pendidikan, pariwisata, dan budaya,” kata Drs. Shabela Abubakar.

DPP Asproksi sendiri diwakili antara lain Waketum II Sarkundina, SKM dan Sekjen Dr Fazhra Fawwaz Al Firman, SH, MM.

“Kami siap mendukung berbagai aspek yang positif guna kebangkitan pemulihan ekonomi di daerah ini,” kata Fazhra.

BACA JUGA :   Artur Beterbiev Senang Bisa Pertahankan Gelar Lawan Callum Smith di Kanada

Pandemi Covid-19 diakui membuat kehidupan sosial masyarakat berubah, terutama menyangkut ekonomi di mana banyak terjadi kemandekan. Aceh Tengah khususnya, dan Provinsi Aceh secara umum, ikut terkena imbasnya seperti juga provinsi lain di Indonesia.

Membantu menyehatkan masyarakat melalui penyediaan alat kesehatan sebagai salah satu kepedulian Asproksi, diakui menjadi salah satu cara untuk ikut membantu pemulihan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA :   Demi Bantu Pemulihan Ekonomi Nasional, Green Wilis Development Siapkan Program Unggulan, Salah Satunya Program Haji COD

“Aceh Tengah memiliki sumber daya luar biasa, termasuk sumber daya alam dengan kopi Arabica Gayo-nya,” tambah Fazhra. “Karena itu Aceh perlu segera memiliki DPW Asproksi agar terjadi percepatan pemulihan ekonomi.”

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Edukasi Migas dan UMKM Jadi Magnet, Stan PHR Zona 1 Dinobatkan Terbaik di PIIS 2026

SIMALUNGUN, INTERAKINDO – Komitmen dalam mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mengedukasi masyarakat tentang industri hulu...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img