INTERAKINDO.COM – Nahas dialami Otto Wallin, raksasa Swedia yang pernah melukai pelipis Tyson Fury pada 2019 dan kalah KO dari Anthony Joshua pada 2023.
Di Madison Square Garden, New York, Minggu (26/7), Otto Wallin bertarung dengan Vladislav Sirenko.
Ini jadi penampilan perdana Wallin di bawah Zuffa Boxing milik Dana White dalam laga undercard duel Edgar Berlanga vs Steven Butler.
Sirenko adalah petinju Ukraina yang dikenal punya pukulan keras. Dalam duel melawan Wallin, Sirenko petinju yang Tengah coba bangkit setelah kalah angka dari Solomon Dacres tahun lalu.
Nahas, laga berakhir menjadi bencana bagi Wallin, petinju berpengalaman berjuluk ‘Ottomatic’ tersebut. Ia terhempas ke kanvas akibat pukulan mematikan di detik-detik akhir (ronde 10).
Wallin dan Sirenko saling jual-beli pukulan di awal laga, namun sang raksasa Swedia mendaratkan pukulan yang lebih akurat dan bersih. Ia mengamankan ronde demi ronde dan beberapa kali mengungguli Sirenko, yang terus berjuang masuk ke dalam pertarungan lewat serangan badan tanpa henti.
Namun seiring berjalannya waktu, Sirenko-lah yang terus menekan tempo dan memaksa Wallin melakoni adu pukul yang menguras tenaga. Rasa lelah pun mulai menggerogoti Wallin saat memasuki ronde terakhir.
Hasil pertandingan belum pasti, dan Wallin mungkin merasa sudah berbuat cukup untuk mengamankan kemenangan lewat penilaian juri di ronde pamungkas.
Namun peristiwa dramatis justru terjadi ketika Sirenko mendesak mencari satu pukulan kunci di momen-momen kritis. Pukulan itu datang berupa hook kanan yang dieksekusi dengan sangat tepat, disusul kombinasi pukulan kiri keras yang meledak tepat di pelipis Wallin.
Wallin pun ambruk ke kanvas seperti beban mati saat pertarungan hanya menyisakan lima detik. Petinju berusia 35 tahun itu tidak mampu bangkit kembali dan tidak bergerak sama sekali, praktis pingsan akibat hantaman hebat tersebut.
Wasit Shada Murdaugh langsung menghentikan pertarungan dan Wallin dengan cepat ditangani oleh tim medis.
Sirenko merayakannya dengan liar, menyadari bahwa itu mungkin merupakan kemenangan KO terbesar sepanjang kariernya hingga saat ini.
Bagi Wallin, ini adalah salah satu kekalahan KO paling brutal dalam kariernya, sekaligus pukulan telak bagi peluangnya untuk bisa kembali ke puncak kejayaannya.
Ia kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit setelah dievakuasi menggunakan tandu dari atas ring.
Pelatihnya, Travis Pierce, belakangan memberi tahu media bahwa petinju kelas beratnya itu sedang menjalani serangkaian tes di fasilitas medis.
Hingga saat ini, belum jelas bagaimana Nasib Wallin selanjutnya kecuali dikabarkan bahwa kondisinya membaik.***



