Rabu, Mei 6, 2026

Rendah Hatinya David Benavidez, Tempatkan Dirinya di Posisi 3 Pound-for-Pound di Bawah Usyk dan Inoue

Must Read

INTERAKINDO.COM – Pada 2 Mei, di T-Mobile Arena, Las Vegas, David Benavidez berhasil mengalahkan Gilberto Ramirez dalam laga utama ajang PBC Pay-Per-View dan tayang di Prime Video bersama DAZN.

Acara ini dipromosikan oleh Golden Boy Promotions dan Sampson Boxing bekerja sama dengan TGB Promotions.

Setelah kemenangan yang sangat mengesankan ini, Benavidez berbicara kepada Ariel Helwani dan menyebutkan tiga petarung pound-for-pound (P4P) terbaik versinya.

Benavidez (32-0, 26 KO) beradaptasi dengan sangat cepat di kelas penjelajah. Ia memamerkan kecepatan tangan yang luar biasa, yang membuat Ramirez (48-2, 30 KO) tidak mampu mengembangkan permainan.

BACA JUGA :   Grand Final Proliga 2022 Putri, Bank bjb Yakin Bekuk Petrokimia

Benavidez bahkan rela menerima pukulan demi bisa melepaskan kombinasi lima atau enam pukulan balasan, yang membuat hidup Zurdo, julukan Ramirez, menjadi sangat sulit. Serangkaian hook berat di ronde keempat membuat Ramirez terpaksa berlutut.

Dominasi tersebut berlanjut, di mana kecepatan dan kekuatan “El Monstruo” memastikan dirinya tetap memegang kendali penuh atas pertarungan.

Di ronde keenam, Benavidez mendaratkan kombinasi pukulan menyakitkan lainnya, memaksa Ramirez berlutut kembali. Zurdo tidak mampu melanjutkan pertandingan, sehingga menobatkan Benavidez sebagai juara dunia baru kelas penjelajah WBO, sembari tetap memegang gelar kelas berat ringan WBC miliknya.

BACA JUGA :   Bayern Munich Panen Rekor, Luis Diaz Lanjutkan Tradisi Harry Kane, Raih Sportschau Goal of the Year Kedelapan bagi FC Hollywood

David Benavidez Menyebutkan Tiga Besar P4P-nya

Dengan kemenangan Naoya Inoue dan David Benavidez pada 2 Mei, banyak penggemar tinju mendiskusikan peringkat pound-for-pound mereka. Saat berbicara dengan Ariel Helwani, Benavidez menyebutkan tiga besar pilihannya.

“Pasti (Oleksandr) Usyk, (Naoya) Inoue, lalu saya. Saya melihat mereka baru saja menempatkan saya di nomor tiga, dan saya setuju dengan itu,” ujarnya.

“Saya rasa pencapaian saya selama beberapa tahun terakhir dengan mengalahkan David Morrell, Oleksandr Gvozdyk, Anthony Yarde, lalu naik 25 pon di laga pertama saya, dan langsung memperebutkan dua gelar di kelas penjelajah serta merebutnya dengan cara seperti itu, (layak untuk posisi tersebut).”

BACA JUGA :   Malaysia Open 2026: Wakil Indonesia vs Lawan Berat Pembuka di Axiata Arena

“Sejujurnya, sangat sempurna mereka menempatkan saya di nomor tiga. Satu-satunya alasan saya menaruh diri saya di posisi tiga adalah karena saya sangat menghormati Inoue, karena pria itu telah melakukan banyak hal untuk olahraga tinju. Dia juara yang hebat. Itulah satu-satunya alasan saya tidak menempatkan diri saya di nomor dua.”

Sementara The Ring sendiri tidak menempatkan Benavidez di posisi 3 melainkan posisi 4. Peringkat 3 ditempati Jesse Rodriguez (23-0-0, 16 KO), juara terbang super WBA dan WBC.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Misteri Lantai 4 Benhil Terkuak, Polisi Jebloskan Majikan ‘Sadis’ dan Perekrut ke Sel Usai 2 PRT Nekat Terjun Demi Kabur

INTERAKINDO.COM – Tabir gelap di balik insiden jatuhnya dua Pekerja Rumah Tangga (PRT) dari lantai 4 sebuah indekos di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img