Sabtu, Agustus 8, 2026

Kado Spesial May Day, Keppres Nomor 10 Tahun 2026 Jadi Senjata Bela Hak Pekerja

Must Read

JAKARTA, INTERAKINDO.COM – Di hadapan ribuan buruh yang memadati Lapangan Monas dalam peringatan Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5), Presiden RI Prabowo Subianto membawa kabar baik berupa perlindungan nyata bagi para pekerja.

Presiden secara resmi mengumumkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Buruh.

Langkah strategis ini diperkuat dengan payung hukum Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam melihat nasib buruh yang terancam oleh ketidakpastian ekonomi global.

BACA JUGA :   Tantingan Capaskibraka Prabumulih, Wawako: Jaga Nama Baik Almamater

“Jangan khawatir, kita akan membela kepentingan buruh. Yang terancam PHK, kita akan membela dan melindungi,” tegas Presiden dengan penuh optimisme.

Bahkan, Presiden memberikan pernyataan berani terkait keberlanjutan sektor industri. Jika terdapat pengusaha yang sudah tidak mampu bertahan atau “menyerah” dalam menjalankan usahanya, ia memastikan negara memiliki kekuatan untuk melakukan intervensi.

BACA JUGA :   Ketua Umum Kadin: Agar Informasi Berimbang, Insan Pers Perlu Upskilling dan Reskilling

“Negara kita kuat. Negara akan mengambil alih dan membela rakyat Indonesia,” ucapnya disambut sorak sorai para peserta aksi May Day.

Indonesia Tetap Kokoh di Tengah Krisis Global

Selain fokus pada isu perburuhan, Presiden juga menyoroti ketahanan nasional. Di tengah kepanikan banyak negara akibat krisis global, ia meyakinkan bahwa posisi Indonesia relatif aman, terutama di sektor pangan yang kini telah mencapai swasembada.

BACA JUGA :   Dari HUT OKU ke-116, Wali Kota Prabumulih Ajak Perkuat Kolaborasi Antar Daerah

Ke depan, target kemandirian juga menyasar sektor energi. “BBM kita masih aman. Dalam beberapa tahun ke depan, kita akan swasembada BBM dan energi,” lanjutnya.

Pembentukan Satgas ini dijanjikan akan terealisasi dalam waktu sesingkat-singkatnya sebagai bentuk respons cepat pemerintah. Menutup orasinya, Presiden Prabowo memberikan suntikan semangat bagi seluruh elemen pekerja di tanah air.

“Selamat berjuang, selamat bekerja. Hidup buruh, hidup rakyat!” pungkasnya.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Pilih Cari Aman di Laga Perpisahan, Oleksandr Usyk Tak Peduli Kritik Demi Bentrok Lawan Deontay Wilder

INTERAKINDO.COM - Jika Anda bertanya kepada sebagian besar penggemar tinju mengenai siapa yang seharusnya menjadi lawan terakhir Oleksandr Usyk,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img