INTERAKINDO.COM – Laga menarik dan menghibur tersaji dalam partai semifinal leg pertama Liga Champions Eropa, antara juara musim lalu, PSG, kontra Bayern Munich, di stadion Parc des Princes, Rabu (29/4) dini hari WIB. Total sembilan gol tercipta di laga yang dimenangkan PSG dengan skor akhir 5-4.
Kedua tim langsung tampil menyerang sejak menit awal. Munich mendapatkan hadiah penalti di menit ke-17, setelah Luiz Diaz dilanggar Willian Pacho di kotak terlarang. Harry Kane yang maju sebagai eksekutor berhasil melaksanakan tugasnya dan membuat tim tamu unggul 1-0.
Tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-24, lewat sepakan terukur Khvicha Kvaratskhelia. Sundulan Joao Neves memanfaatkan umpan speak pojok Dembele di menit ke-33, mengubah skor menjadi 2-1 untuk PSG.
Aksi Michael Olise melewati hadangan pemain PSG, sukses menyamakan skor menjadi 2-2. Namun, sepakan penalti Ousmane Dembele di menit tambahan, membuat Le Parisien unggul 3-2 hingga jeda babak pertama.
Pertandingan berlanjut sengit memasuki babak kedua. Kvaratskhelia mencetak gol keduanya di menit ke-56, membuat PSG unggul 4-2. Dua menit berselang, Dembele turut menorehkan gol keduanya dan menjauhkan skor menjadi 5-2 untuk PSG.
Tertinggal 3 gol, Bayern Munich memperkecil ketertinggalan di menit ke-65, lewat sundulan Dayot Upamecano menyambut umpan silang Joshua Kimmich. Luis Diaz mencetak gol keempat untuk Bayern di menit ke-68. Skor berubah 5-4 untuk PSG dan bertahan hingga wasit meniupkan peluit Panjang.
Usai pertandingan, pelatih PSG, Luis Enrique mengungkapkan kegembiraannya. Namun, Enrique juga memuji penampilan Munich yang mampu merepotkan anak-anak asuhnya.
“Sungguh luar biasa, dan di momen-momen menegangkan, atmosfer di stadion ini sempurna. Tetapi Anda harus memahami bahwa Anda bermain melawan salah satu tim terbaik di Eropa dan itu sulit. Kami menang, tetapi kami menderita sepanjang pertandingan, dan akan sama di leg kedua”, ujar Enrique.
Sementara itu, pelatih Bayern Munich, Vicent Kompany, masih optimis timnya mampu bangkit di leg kedua nanti.
“Jelas, ketika Anda kebobolan lima gol di kandang lawan, semifinal biasanya sudah berakhir. Tetapi kami mencetak empat gol dan bisa saja mencetak satu, dua, bahkan tiga gol lagi. Sekarang kami tahu: leg kedua di kandang dan kami harus menang. Kami sering melakukannya di sana dan dengan dukungan para penggemar kami, kepercayaan diri kami tentu ada”, kata Kompany usai pertandingan.
Hasil ini membuat PSG hanya membutuhkan hasil seri untuk bisa lolos ke final, sementara Munich harus menang dengan selisih minimal dua gol. Leg kedua akan berlangsung di kandang Munich, Stadion Allianz Arena pada 7 Mei mendatang.



