Senin, Juni 15, 2026

Pamer Dukungan untuk Donald Trump di Gedung Putih, Tyson Fury dan Istri Panen Hujatan Keras dari Fans

Must Read

INTERAKINDO.COM – Mantan juara dunia tinju kelas berat asal Inggris, Tyson Fury, bersama istrinya, Paris Fury, kini tengah berada di pusaran badai kritik. Pasangan kontroversial ini mendapat kecaman keras dari para penggemarnya setelah secara terbuka memamerkan dukungan penuh mereka untuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Pasangan ini terlihat menghadiri acara White House UFC Freedom 250 pada Minggu (14/6) malam. Acara megah yang digelar di venue khusus Gedung Putih tersebut ditujukan untuk merayakan ulang tahun Donald Trump yang ke-80, dan dihadiri oleh 4.000 tamu undangan VIP, termasuk pesohor dunia seperti Mark Zuckerberg dan Joe Rogan.

Kemarahan fans dipicu oleh kehadiran Fury dan istrinya serta pernyataan politik Fury (37 tahun) yang dinilai terlalu berani. Petinju berjuluk The Gypsy King itu dengan bangga mengenakan topi bertuliskan kalimat provokatif: ‘Donald Trump for Prime Minister’ (Donald Trump untuk Perdana Menteri).

BACA JUGA :   Start Manis Skotlandia Di Piala Dunia 2026, Haiti Dikalahkan 1-0

Tyson bahkan mengunggah foto narsis sambil menunjuk topinya, menandai akun Trump, dan menyertakan tagar #makebritaingreatagain.

Sang istri, Paris (36 tahun), juga tak kalah aktif membagikan foto-foto kemewahan acara tersebut di Instagram miliknya.

“Hanya di Amerika! Masih tidak percaya kami bisa berjalan-jalan di Gedung Putih, lalu menonton pertarungan di halaman rumah Donald Trump! Hari-hari yang sangat luar biasa!” tulis Paris.

Respons netizen langsung membanjiri kolom komentar dengan nada kecewa:

  • @charlie_todi: “Aku mencintai kalian, tapi aku tidak bisa mendukung ini. Jangan hilangkan nilai-nilai keluarga Fury.”
  • @ketaeolivia: “Sejujurnya, ini sama sekali bukan hal yang patut dipamerkan.”

Dituduh Mengkhianati Komunitas Kaum Gipsi (Romani)

Kritik yang paling menohok datang dari komunitasnya sendiri. Tyson Fury yang bangga dengan latar belakang darah Gipsi (Romani) dianggap tutup mata terhadap kebijakan pemerintah AS di masa lalu terhadap kaumnya.

  • @thecherryblossompossum: “Ahhh, mengingat bagaimana pemerintah AS memperlakukan orang Romani sejak dulu, ini seperti menendang gigi leluhurmu sendiri. Tapi ya sudahlah, lanjutkan saja.”

Sebelum pesta pora di Gedung Putih ini, Tyson Fury ternyata sempat dijatuhi sanksi pencekalan perjalanan (travel ban) dan tidak bisa menginjakkan kaki di wilayah AS sejak Oktober 2021. Laga ini menjadi momen pertamanya kembali ke Negeri Paman Sam berkat bantuan promotor Arab Saudi.

BACA JUGA :   Wagub Reza Patria Dorong Atlet ESport Jakarta Berprestasi Tinggi

“Sudah lama sekali, dan astaga, saya sangat senang bisa berada di sini dalam acara bersejarah ini, kebebasan di Gedung Putih dan ulang tahun Donald Trump,” ungkap Tyson kegirangan.

Dalam sebuah video, ia juga berteriak jemawa. “Tyson Fury di sini, The Gypsy King. Baru saja menginjakkan kaki di tanah AS. Sudah lima setengah tahun sejak saya merobohkan si gelandangan besar Deontay Wilder—dan saya kembali! Bau kebebasan ada di udara. Terima kasih besar untuk Turki Alalshikh yang telah mewujudkan ini!”

BACA JUGA :   Dillian Whyte Masih Ulur-ulur Waktu Pertarungan dengan Tyson Fury

Rekam Jejak Ambisi Politik Tyson Fury

Ini bukan kali pertama Tyson Fury menyeret namanya ke dunia politik praktis. Pada 2015, ia pernah mengungkapkan ambisinya yang menggebu-gebu untuk menjadi anggota parlemen Inggris untuk wilayah Morecambe dan Lunesdale melalui jalur independen.

Kala itu, Tyson mengkritik pemerintah yang dianggap terlalu fokus pada masalah imigrasi, sementara abai pada masalah sosial di dalam negeri.

“Terlalu banyak fokus pada imigrasi dan kurang fokus pada saudara-saudari kita sendiri yang telantar di jalanan serta menyalahgunakan obat-obatan dan alkohol. Saya ingin membuat perubahan yang lebih baik untuk tempat tinggal saya,” ujar Tyson saat itu kepada BBC.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Lima Gol Swedia Hancurkan Tunisia

INTERAKINDO.COM - Timnas Swedia tampil perkasa kala melakoni laga perdana penyisihan Piala Dunia 2026 Grup F. Menghadapi Tunisia, Viktor...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img