Kamis, April 16, 2026

Viral di Banyumas: Remaja Pukul Teman yang “Mokel” Diam-Diam Saat Puasa di Lapangan

Must Read
Muhammad Fanber
Muhammad Fanber
Penulis Interakindo.com

INTERAKINDO.COM – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sekelompok remaja terlibat aksi penganiayaan di lapangan Desa Pasiraman Kidul, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Jawa Tengah. Aksi itu terjadi pada siang hari saat bulan Ramadan, dan diduga bermula karena korban yang sedang makan secara diam-diam saat berpuasa yang oleh remaja lain disebut sebagai “mokel”.

Dalam video yang beredar di platform seperti Instagram, tampak seorang remaja dipukul dua kali di bagian belakang kepala oleh temannya saat sedang duduk di pinggir lapangan dengan bungkusan makanan.

BACA JUGA :   Bobon Santoso Umumkan Pensiun dan Ingin Jual Akun YouTube 18 Juta Subscriber seharga Rp 20 Miliar
Hasil tangkapan layar seorang remaja dipukul oleh teman-temannya di lapangan Desa Pasiraman Kidul, Banyumas, pada Sabtu, (21/2/2026).
Foto: Instagram/@thedifanews

Menurut laporan, pelaku pemukulan merasa tidak terima wilayahnya “dikotori” oleh korban dan rekannya yang diketahui sedang makan di tengah waktu puasa, sehingga konflik pun memanas hingga terjadi aksi kekerasan fisik.

Banyak warganet mengkritik tindakan tersebut setelah video menyebar. Mereka menilai pemukulan itu berlebihan dan tidak sepatutnya dilakukan, meski motifnya berkaitan dengan dilema sosial puasa di ruang umum.

BACA JUGA :   Kapolres Metro Depok Beri Motor & Modal Usaha ke Penjual Es Kue Jadul yang Viral

Polisi Fasilitasi Mediasi

Menanggapi viralnya video tersebut, Polresta Banyumas langsung bergerak untuk memastikan duduk perkara sebenarnya. Kepolisian setempat memfasilitasi mediasi antara korban dan terduga pelaku pada Sabtu (21/2/2026) yang melibatkan orang tua kedua belah pihak serta perangkat desa setempat.

Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi, mengatakan mediasi itu dilakukan agar persoalan ini tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan. Kedua belah pihak kemudian menyepakati damai dan korban menyatakan tidak akan melanjutkan peristiwa tersebut ke jalur hukum.

BACA JUGA :   Pedagang di Sekitar Museum Al Wahyu Mekkah Fasih Berbahasa Indonesia, Hingga Hafal Nama Pejabat

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan bersama sebagai komitmen untuk tidak mengungkit kembali persoalan tersebut di kemudian hari.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Bisnis Maut Beromzet Miliaran: Bareskrim Polri Sita Ribuan Tabung N2O Ilegal di Jantung Jakarta

INTERAKINDO.COM – Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh video penggerebekan sejumlah pabrik yang memproduksi gas N2O (Nitrous Oxide) ilegal dengan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img