Sabtu, April 25, 2026

Heboh Lagu Tajam “Tak Diberi Tulang Lagi”, Kuburan Band Tepis Kabar Sindir Slank

Must Read
Muhammad Fanber
Muhammad Fanber
Penulis Interakindo.com

INTERAKINDO.COM – Nama Kuburan Band, grup musik asal Bandung terkenal dengan wajah dilukis putih-hitam, tengah ramai diperbincangkan setelah sebuah soundtrack berjudul “Tak Diberi Tulang Lagi” viral di media sosial dan dikaitkan dengan mereka. Lagu tersebut ramai disebut sebagai sindiran terhadap band rock legendaris Slank setelah Slank merilis single kritik sosial mereka “Republik Fufufafa” di akhir 2025.

Namun, klarifikasi terbaru dari pihak Kuburan Band memastikan bahwa lagu viral tersebut bukan rilisan resmi mereka dan sama sekali tidak ditujukan sebagai respons atau sindiran terhadap Slank.

Vokalis Kuburan Band, Resa Rizkyan, meluruskan kabar simpang siur tersebut melalui unggahan di media sosialnya. Ia menegaskan bahwa “Tak Diberi Tulang Lagi” yang sedang beredar bukan dibuat atau dirilis oleh Kuburan Band. Lagu itu justru merupakan hasil kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mencatut nama band mereka.

BACA JUGA :   Depok Open Space Hidupkan CFD Margonda Lewat Musik Seratus Persen

“Boleh bantu viralkan lagu baru Kuburan yang berjudul Ajeng, bukan lagu yang viral di TikTok yang hoax, karena itu lagu AI,” ujar Resa melalui Instagram.

Penegasan ini sesuai dengan penelusuran di platform musik digital yang menunjukkan tidak ada lagu berjudul “Tak Diberi Tulang Lagi” dalam katalog resmi Kuburan Band.

Fenomena ini bermula saat video dan klip lagu “Tak Diberi Tulang Lagi” ramai beredar terutama di TikTok dan Instagram Reels, di mana beberapa kreator konten menautkan narasi bahwa lagu tersebut merupakan “jawaban tajam” terhadap Slank. Lagu ini justru menampilkan genre yang berbeda dari identitas musik Kuburan Band, yang dikenal dengan rock dan alternatif.

BACA JUGA :   Pria di Balik Cover MP3 Legendaris, Amal Syarif Asal Makassar Muncul Lagi dan Dikenal Publik

Sejumlah netizen bahkan memperdebatkan lirik yang muncul di klip-klip tersebut, mengaitkannya dengan kritik terhadap sebuah band yang lazim menyuarakan aspirasi sosial melalui lagu mereka.

Alih-alih membiarkan hoaks terus beredar, Kuburan Band justru mengajak penggemar untuk fokus pada karya mereka yang benar-benar resmi, yakni single berjudul “Ajeng” yang dirilis pada 2025, jauh sebelum polemik ini muncul.

BACA JUGA :   Justin Bieber Bikin Geger di Grammy Awards ke-68 Bawakan “Yukon” Cuma Pakai Boxer & Kaus Kaki

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa karya kami adalah yang asli, dan membedakan antara karya manusia dengan konten yang dibuat AI penting di era digital sekarang ini,” kata Resa.

Respons terhadap klarifikasi ini beragam, ada yang mendukung langkah Kuburan Band untuk meluruskan hoaks, sementara sebagian lainnya menyoroti bagaimana lagu AI semacam itu bisa memicu kebingungan bahkan di kalangan pencinta musik.

Isu ini sekaligus jadi pengingat kuat tentang pentingnya cek fakta sebelum percaya dan menyebarkan konten viral, terutama yang berkaitan dengan nama besar musisi atau band populer.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Megatron Mengamuk di Grand Final Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Sah Jadi Ratu Voli Indonesia 2026

INTERAKINDO.COM – Dominasi Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di kancah voli nasional benar-benar tak terbendung. "Dream Team" milik Pertamina ini...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img