Kamis, April 30, 2026

Terlibat Tawuran, Enam Pelajar Terpaksa Nginap Semalam di Polsek Prabumulih Barat

Must Read

RELEASE : Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Yani Iskandar SH bersama Kanit Reskrim, Aipda Putran Agus Warsono SH melakukan release ungkap kasus terduga tawuran pelajar di Kelurahan Anak Petai, Senin. Foto : Rian/INTERAKINDO.COM

PRABUMULIH, INTERAKINDO.COM – Mendapatkan informasi, adanya sekelompok pemuda belakang diketahui diduga akan tawuran di Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih.

Minggu, 10 Maret 2024, sekitar pukul 04.30 WIB di Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara, telah diamankan sekelompok pemuda diduga akan tawuran menggunakan sajam Bhabinkamtibmas Aiptu Median Hartono dibantu RT dan warga Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih, Utara, Kota Prabumulih.

BACA JUGA :   Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi COVID19 di DKI Jakarta per 2 September 2022

Ada enam pelajar, terduga terlibat tawuran terpaksa diamankan dan digelandang ke Polsek Prabumulih Barat dan menginap satu malam.

Yaitu, MK, 14 tahun; BA, 14 tahun; AP, 17 tahun; MA, 17 tahun; DD, 16 tahun; dan SR, 17 tahun.

Informasi awal, mereka mengantar SR pulang ke rumah dekat Masjid Al Mukmin Muara Tiga Kelurahan Anak Peta. Setelah pulang di perjalanan Jalan Nigata, mereka dihadang sekelompok orang lebih kurang 10 orang menggunakan 5 sepeda motor dan membawa senjata tajam diduga mabuk pengaruh minuman ciu.

BACA JUGA :   Sebrangi Sungai, Seorang Pria Hanyut Terbawa Arus.

Dari lokasi kejadian, selain terduga pelaku. Juga, diamankan sejumlah barang bukti antara lain; sepeda motor Yamaha Jupiter Z tanpa nopol, Honda Beat biru tanpa nopol, Honda Beat putih merah tanpa nopol, 2 bilah celurit, 1 bilah pedang samurai, 1 bilah parang panjang.

Hal itu dibenarkan Kapolres Prabumulih, AKBP Endro Aribowo SIk dikonfirmasi melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Yani Iskandar SH didampingi Kanit Reskrim, Aipda Putran Agus Warsono SH.

BACA JUGA :   Kalapas Pamekasan Ikut Arahan Kakanwil Ditjen PAS Jatim

“Iya, ada enam terduga pelaku tawuran merupakan pelajar telah kita amankan di Mapolsek Prabumulih Barat. Sudah kita proses dan mintai keterangan, kita berterima kasih atas laporan masyarakat. Hal ini, juga merupakan bagian dari operasi pekat,” jelas Yani.

Lanjutnya, karena masih dibawah umur alias anak-anak. Akhirnya, keenam pelaku dikembalikan dalam rangka pembinaan ke Dinsos Prabumulih dan juga disaksikan ortunya. “Harapannya, agar para ortu bisa lebih meningkatkan pengawasan terhadap anaknya. Sehingga, tidak terlibat tawuran. Jika terulang lagi, akan diproses hukum sesuai ketentuan berlaku,” tutupnya.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Transparan dan Tanpa Belit-Belit, Sinergi TASPEN-BKN Percepat Hak Santunan Ratusan Juta dalam Waktu Singkat

JAKARTA, INTERAKINDO.COM – PT Taspen (Tabungan Asuransi Pegawai Negeri, Persero) dengan cepat memberikan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img