Sabtu, Agustus 8, 2026

Kemenag Seleksi 150 Calon Imam Masjid Bermashab Ahlusunnah untuk Ditugaskan di UEA, Ini Syaratnya

Must Read

JAKARTA, interakindo.com — Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka seleksi imam masjid asal Indonesia untuk ditempatkan di Uni Emirat Arab (UEA). Pendaftaran seleksi dibuka 25 April hingga 7 Mei 2022.

“Kita menjaring lebih banyak calon imam dari seluruh Indonesia,” ungkap Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin di Jakarta, Sabtu (23/4).

Menurut Kamaruddin, pada 2021 lolos 50 imam, dan 30 orang di antaranya diberangkatkan untuk bertugas di UEA. Sedangkan 20 imam berikutnya diberangkatkan setelah Idul Fitri 1443 H. Mereka mendapat penempatan di beberapa negara bagian UEA.

“Tahun 2022 ini ditargetkan terseleksi 150 orang untuk ditugaskan menjadi duta Indonesia sebagai imam di masjid-masjid di UEA,” katanya.

Kamaruddin menerangkan, pengiriman imam masjid ke UEA merupakan bagian strategis dari kerja sama bilateral Indonesia dan UEA. Para imam masjid juga menjadi duta Indonesia di sana.

BACA JUGA :   Gunakan Dana Bantuan Presiden, Prabowo Siap Sulap Perlintasan Kereta Api Bekasi Jadi Flyover Modern

“Program ini ikut berkontribusi pada peningkatan kerja sama bilateral kedua negara, termasuk meningkatkan citra Indonesia di mata masyarakat UEA,” tambahnya.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib menambahkan, imam masjid asal Indonesia diminati lantaran berpaham ahlus sunnah wal jamaah. Hal ini menjadi nilai tambah, selain kemampuan dalam membaca Al-Qur’an.

“Indonesia ini memiliki jumlah umat Islam terbesar di dunia. Indonesia memiliki banyak lembaga pendidikan Islam. Umat Islamnya moderat, berperilaku mulia, pahamnya ahlus sunnah wal jamaah dan cara pikirnya wasatiah (moderat),” kata Adib.

BACA JUGA :   Demi Kelancaran Investasi Dunia Usaha, Kadin dan Polri Siapkan MoU Pendampingan

Karakter ini, tambah Adib, merupakan bagian penting dalam ajaran Islam sebagai pembawa kasih sayang bagi semesta alam.

Seleksi imam masjid dilakukan secara daring dan luring. Pendaftaran dilakukan secara online. Setelah berkas administrasi calon peserta masuk, Kemenag akan memverifikasi dan mengumumkan peserta yang berhak mengikuti tes pada 9 Mei 2022.

“Waktu seleksinya kami tetapkan selama tiga hari melalui daring, 10 hingga 12 Mei 2022. Hasilnya diumumkan secara daring pada 13 Mei 2022,” katanya.

“Bagi yang lulus seleksi administrasi, harus mengikuti seleksi wawancara pada 15 Mei 2022 yang digelar secara luring,” tambahnya.

Berikut syarat dan ketentuan peserta seleksi:

  1. Hafal Al-Quran 30 juz
  2. Sehat jasmani dan rohani
  3. Menguasai ilmu tajwid (teori dan praktik)
  4. Dapat berkomunikasi dalam Bahasa Arab
  5. Memahami hukum fikih
  6. Memiliki suara yang fasih dan merdu
  7. Tidak bergabung dalam partai politik
  8. Memiliki keterampilan retorika dakwah dan berkhutbah
  9. Berakhlak mulia
  10. Berfaham ahlus sunnah wal jamaah dengan manhaj wasathiyah
  11. Usia minimal 25 tahun/sudah menikah
BACA JUGA :   Kado Spesial May Day, Keppres Nomor 10 Tahun 2026 Jadi Senjata Bela Hak Pekerja

Calon imam yang memenuhi syarat bisa mengikuti seleksi dengan mendaftar di http://bimasislam.kemenag.go.id pada menu Seleksi Imam Masjid dengan melampirkan file berikut:

  1. KTP
  2. KK
  3. Ijazah terakhir
  4. Sertifikat/Keterangan hafal 30 juz dari Lembaga Pendidikan /Organisasi Tahfidz
  5. Rekomendasi dari lembaga pendidikan Islam atau ormas Islam

Berapa besaran gaji terendah imam masjid di UEA? Kabarnya, gaji terendah Rp20 juta dengan fasilitas penginapan sangat memadai.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Prabumulih Jadi Tuan Rumah Maxi Day 2026, Biker Berbagai Daerah Ikut Meriahkan

PRABUMULIH, INTERAKINDO – Kota Prabumulih menjadi tuan rumah pelaksanaan Maxi Day 2026, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan yang diinisiasi Yamaha Thamrin...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img