Minggu, September 13, 2026

Conor Benn Tak Punya Alasan Apapun Menerima Kekalahan Brutal dari Ryan Garcia

Must Read

INTERAKINDO.COM – Ambisi Conor Benn untuk merebut takhta juara kelas welter WBC dari tangan Garcia dalam waktu kurang dari enam menit di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu (12/9) malam waktu setempat.

Benn sempat bangkit melewati hitungan wasit usai diempaskan ke kanvas oleh pukulan kanan telak di awal ronde kedua. Namun, petinju Amerika Serikat itu tak menyia-nyiakan peluang dengan melancarkan gelombang pukulan beruntun yang mengurung Benn di tali ring hingga wasit akhirnya menghentikan laga.

BACA JUGA :   Tutup Turnamen Golf Kadin, Ketua DPD RI Ingin Filosofi Golf Ditanamkan ke Anak-Anak

Pertama kali turun bertarung di kelas welter sejak 2022, Benn menghadapi tantangan level tinggi saat berhadapan dengan lawan yang terkenal akan kecepatan tangannya.

Kecepatan itu langsung terlihat di awal laga saat Garcia mendaratkan hook kiri ke arah Benn. Petinju asal Inggris tersebut kembali terkena pukulan kiri di ronde pembuka, namun sempat membalas lewat pukulan keras ke arah badan.

Kendati demikian, ia tak mampu berbuat banyak untuk membendung Garcia di ronde kedua hingga harus menelan kekalahan keduanya dari total 27 pertarungan.

BACA JUGA :   Perubahan Taktik Di Babak Kedua Jadi Kunci Kemenangan City Atas Chelsea

Benn kemudian mengunggah pernyataan di media sosial: “Bukan malam saya, tidak ada alasan. Ryan Garcia, kamu adalah seorang juara yang hebat.”

Usai mempertahankan gelarnya, Garcia mengungkapkan: “Saya selalu punya tangan kanan yang kuat, tapi dulu sering cedera. Saya sangat siap dan fokus, sungguh sebuah performa yang luar biasa. Saya tahu dia bakal memberi tekanan di ronde pertama, jadi saya membiarkannya mengambil kendali sebentar.”

BACA JUGA :   Duel Panas Mikaelian vs Opetaia Resmi Ditambahkan di Duel Garcia vs Benn, Ambisi Duel Unifikasi Benavidez Jadi Tanda Tanya

“Lalu di ronde berikutnya, saya mulai memperkokoh posisi. Dia maju bertarung dengan ceroboh, dan kamu tidak bisa melakukan itu saat berhadapan dengan saya; dia harusnya berlari mengitari ring saja di tiga ronde awal. Saya punya kekuatan ledak di kedua tangan dan siap meledak kapan saja. Saya di sini, saya sang juara, dan saya tidak main-main.”***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Karhutla Meluas di OKI, Polisi Bergerak Cepat Padamkan Puluhan Hektare Lahan

OKI, INTERAKINDO – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menjadi perhatian serius jajaran Polres Ogan Komering Ilir (OKI). Polisi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img