Selasa, November 3, 2026

Deontay Ancam Bakal Meng-KO Jai Opetaia Sekaligus Gagalkan Rencana Duel Opetaia Versus Benavidez

Must Read

INTERAKINDO.COM – Keberanian Jai Opetaia (31-0-0, 24 KO), mantan juara kelas penjelajah IBF, untuk bertarung dengan Deontay Wilder (45-4-1, 43 KO), mantan raja kelas berat WBC, undercard duel Tyson Fury vs Anthony Joshua, 11 Desember.

Pasalnya, jika dia kalah dari Wilder, peluang duel blockbuster melawan David Benavidez bisa raib begitu saja.

Petinju tak terkalahkan asal Australia tersebut sejatinya sudah dijadwalkan menghadapi Benavidez pada akhir pekan Cinco de Mayo di Las Vegas Mei 2027. Namun, ambisinya di kelas berat membuat duel kelas penjelajah yang bernilai fantastis itu berada di ujung tanduk.

Wilder mengonfirmasi kesepakatan pertarungan dengan Opetaia melalui akun Instagram pribadinya pada Senin (2/11) malam, dengan rencana duel yang akan dilangsungkan di Principality Stadium, Cardiff.

Artinya, Opetaia akan naik ke kelas berat untuk meladeni Wilder yang masih dianggap sebagai salah satu pemukul paling berbahaya di dunia tinju.

BACA JUGA :   Punya daya pukul mengerikan, Abdullah Mason diyakini Tim Bradley mampu robohkan juara dunia William Zepeda

Benavidez sendiri menegaskan, setelah pertarungan dengan Michal Cieslak bulan depan, dia akan mengejar duel melawan Oleksandr Usyk jika duel dengan Opetaia batal. Benavidez saat ini mengantongi sabuk kelas penjelajah WBA dan WBO, sementara Cieslak juara WBC.

Wilder Kirim Peringatan KO

Wilder menambah antusiasme dengan merilis video latihan yang disertai pesan mengisyaratkan bahwa daya pukul dahsyatnya masih belum luntur.

“Jangan biarkan senyum ini mengecoh kalian. Senjatanya masih berfungsi!” tegas Wilder.

“Bertahun-tahun berkecimpung di dunia ini, rasa lapar itu masih terasa seperti hari pertama. Setiap ronde meninggalkan sesuatu dalam diri saya dan mengambil sesuatu dari saya, tetapi melalui setiap kemenangan, setiap rintangan, dan setiap luka, jiwa seorang petarung tetap ada!”

Mantan juara dunia kelas berat WBC ini telah melewati periode sulit dalam kariernya, dengan keraguan yang masih tersisa mengenai apakah Bronze Bomber masih mampu bersaing di level tertinggi.

BACA JUGA :   Shayne Pattynama Sepakati Kontrak 2,5 Tahun Bersama Persija

Namun, Wilder yakin dirinya masih memiliki banyak hal untuk ditunjukkan dan kini mendapat kesempatan membuktikannya melawan salah satu petinju penjelajah terkemuka di dunia.

Opetaia belum pernah bertarung secara profesional di kelas berat, menjadikan prospek menghadapi Wilder sebagai pertaruhan besar terlepas dari performa sang petinju Amerika belakangan ini.

Pertarungan Benavidez Terancam

Benavidez memiliki rencana sendiri di kelas penjelajah, di mana Opetaia dipandang sebagai lawan utama sebagai langkah menuju kelas berat.

Pertarungan Opetaia dan Wilder pada Desember akan menyisakan waktu sekitar lima bulan di antara kedua duel tersebut, dengan asumsi Opetaia melewati debut kelas beratnya tanpa cedera atau kekalahan.

Opetaia sendiri optimis dan berulang kali memperjelas bahwa ia ingin menguji dirinya melawan nama-nama terbesar yang tersedia, tanpa memandang batasan berat badan.

Petinju asal Australia itu memiliki daya tarik besar pada diri Benavidez di akhir pekan Cinco de Mayo di Las Vegas. Namun, demi ambisinya, menerima pertarungan melawan Wilder guna membuktikan kredibilitasnya di kelas berat semakin memperkokoh reputasinya sebagai seorang juara yang siap mengambil risiko.

BACA JUGA :   Final Four Pro Futsal League 2026 - Kembali ke Arena Bersejarah, GOR UNY Siap Meledak dalam Tensi Tinggi Babak Playoff PFL 2025/2026!

Opetaia tahu bahwa kemenangan KO akan menjadi berita utama, berpotensi mengakhiri karier Wilder, dan membuat pertarungan pay-per-view melawan Benavidez menjadi jauh lebih besar.

Meng-KO Wilder di undercard Fury-Joshua akan memberikan eksposur luar biasa bagi sang petinju Australia menjelang potensi pertemuan dengan Benavidez.

Kendati demikian, kekalahan telak bisa menggagalkan rencana tersebut sepenuhnya, sementara kemenangan pun mungkin akan menyisakan waktu bagi Opetaia untuk memulihkan diri sebelum kembali ke kelas penjelajah atau melanjutkan kariernya di kelas berat.

Opetaia sedang bertaruh pada dirinya sendiri, menyadari bahwa satu pukulan dapat membuat pertarungan blockbuster berikutnya menjadi jauh lebih besar atau justru menghancurkan rencana yang telah disusunnya dengan matang.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Sumsel Jajaki Investasi Bangladesh, Herman Deru Buka Peluang Kerja Sama Internasional

Sumsel Jajaki Investasi Bangladesh, Herman Deru Buka Peluang Kerja Sama Internasional
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img