INTERAKINDO.COM – PSG kembali gagal meraih kemenangan di Ligue 1 Prancis setelah ditahan imbang Lille 2-2. PSG sempat tertinggal 2 gol hingga akhir pertandingan. Namun drama terjadi di menit tambahan. Vitinha mencetak gol di menit 90+1 dan tandukan Marquinhos di menit 90+5 menyelamatkan PSG dari kekalahan.
Bertandang ke markas Lille, Decathlon Arena-Stade Pierre-Mauroy, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB, PSG tampil tanpa Ousmane Dembele yang absen karena cedera. DI lini serang, Luis Enrique menurunkan trio Ferran Torres, Maghnes Akliouche, dan Desire Doue jadi starter.
Tuan rumah mengejutkan sang juara bertahan Liga Perancis dengan berhasil unggul terlebih dulu. Gelandang serang Hakon Haraldsson membawa Lille unggul pada menit ke-21 lewat tembakan first time di ujung kotak penalti memanfaatkan umpan tarik Olivier Giroud.
Lima menit berselang, PSG coba membalas. Umpan Hakimi membuka pergerakan Doue yang lepaskan umpan tarik ke kotak penalti. Fabian Ruiz yang berdiri bebas menyambut bola dan menembak kearah gawang. Beruntung Berke Ozer masih sigap menghalau bola sepakan.
Skor 1-0 untuk keunggulan Lille bertahan hingga jeda turun minum.
Pada babak kedua, Lille memasukkan pemain tim nasional Indonesia, Calvin Verdonk pada menit ke-80. Momen itu diikuti lahirnya gol kedua yang tercipta pada menit ke-84. Bola umpan Giroud dari sisi kiri disambut Dilane Bakwa, yang mengakhiri aksinya dengan tendangan ke tiang jauh tanpa dapat dihalau Safonov.
Memasuki menit tambahan babak kedua, drama terjadi. Gelandang asal Portugal, Vitinha memperkecil skor, lewat tembakan terarah kaki kiri dari luar kotak penalti.
Jelang laga berakhir, Marquinhos tampil sebagai penyelamat. Sundulan sang kapten memaksimalkan umpan Vitinha, membuat skor berubah menjadi 2-2 yang bertahan hingga peluit panjang.
Usai pertandingan, Luis Enrique mengaprsesiasi penampilan timnya, yang dinilai terus pantang menyerah hingga menit akhir.
“Saat semua orang mengira kami sudah habis, kami memiliki kemampuan untuk membalikkan keadaan. Saya rasa kami pantas mendapatkan satu poin ini.” Ujar Enrique di laman resmi PSG.
“Kami berusaha untuk tetap positif; jelas kami perlu berbenah dan tampil di level yang lebih tinggi. Namun, menurut saya, hari ini tim telah menunjukkan kemampuan untuk terus berjuang hingga menit-menit terakhir.” Tegas pelatih asal Spanyol itu.
Sementara pelatih Lille, Davide Ancelotti menegaskan timnya harus banyak belajar dalam pertandingan r dengan tensi tinggi, serta menghadapi klub besar macam PSG.
“Kita tidak menang karena menghadapi tim yang penuh kepercayaan diri dan diperkuat pemain-pemain luar biasa, namun situasi tidak akan selalu seperti itu. Kita harus belajar dari pengalaman hari ini.” Kata Davide.
“Menghadapi tim seperti ini, pertandingan tidak pernah benar-benar usai sampai peluit akhir dibunyikan. Kami belajar banyak hari ini, dan itu menjadi pertanda baik untuk masa depan, karena kami akan menghadapi pertandingan-pertandingan serupa di Liga Champions.”
Hasil ini membuat Lille tetap di puncak klasemen Ligue 1 dengan 4 poin dari 2 laga. Sementara PSG di posisi 6 dengan 2 poin setelah dua kali imbang.



