PRABUMULIH, INTERAKINDO – Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 terus memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan operasi hulu migas. Upaya tersebut dilakukan melalui Forum HSSE Mitra Kerja Zona 4 Tahun 2026 yang mengusung tema “Penguatan Komitmen Leadership dalam Penerapan HSSE Culture”.
Kegiatan yang digelar di Gedung Patra Ria, Prabumulih, Rabu (12/8/2026), menjadi momentum memperkuat sinergi antara PHR Zona 4 dengan perusahaan-perusahaan mitra kerja atau kontraktor dalam memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan aman dan selamat.
Pjs. General Manager PHR Zona 4 Muhammad Luthfi Ferdiansyah mengatakan, aktivitas pengembangan operasi di Zona 4 tidak terlepas dari kontribusi perusahaan mitra kerja. Namun, menurutnya, seluruh pencapaian operasional harus tetap berjalan beriringan dengan penerapan aspek keselamatan.
“Secara operasi, Zona 4 adalah zona yang sangat aktif pengembangannya, tentu tidak terlepas dari peran serta Bapak-Ibu. Akan tetapi, pencapaian-pencapaian itu tidak akan ada artinya tanpa kita fokus terhadap aspek keselamatan,” ujarnya.
Forum tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi salah satu pilar ONE Pertamina, yakni One Kolab. PHR Zona 4 menilai keselamatan operasi hulu migas membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk para kontraktor dan mitra kerja.
Untuk memperkuat peran kepemimpinan dalam membangun budaya HSSE, kegiatan diisi dengan diskusi panel yang dipandu Assistant Manager Safety PHR Zona 4 Dwi Cahyono.
Berbagai isu dibahas, mulai dari pentingnya keteladanan pemimpin perusahaan dalam penerapan HSSE, keberanian pekerja menghentikan pekerjaan ketika menemukan potensi bahaya, kesehatan mental pekerja, hingga sistem keamanan pendukung dalam kegiatan operasional.
Selain itu, PHR Zona 4 kembali memperkenalkan konsep 3P (People, Process, Plant) sebagai salah satu fondasi operational excellence. Konsep tersebut menekankan keseimbangan antara sumber daya manusia, proses kerja, serta peralatan dalam mewujudkan kegiatan operasi yang aman, efisien dan andal.
Manager HSSE Operations PHR Zona 4 Irwan Gasgoro mengajak seluruh pimpinan perusahaan mitra kerja untuk meningkatkan kepedulian terhadap aspek HSSE.
Ia menegaskan, keselamatan tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus menjadi budaya yang diterapkan dalam setiap tahapan pekerjaan.
“Kita manfaatkan forum ini untuk sharing dan reminder supaya kita sama-sama bertujuan untuk menciptakan PHR Zona 4 ini sebagai tempat yang aman untuk bekerja,” katanya.
Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari perusahaan mitra kerja. Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI), yang mengoperasikan 24 rig di berbagai wilayah kerja PHR Zona 4, menyebut penerapan HSSE selama ini terus dijalankan bersama meski menghadapi berbagai tantangan operasional.
“Permasalahan pasti ada, tetapi sejauh ini semuanya masih aman terkendali,” kata Manager Rig Operation (MR) II PDSI Wisnu Adi Nugroho.
Dalam kesempatan tersebut, PHR Zona 4 juga memberikan apresiasi kepada 10 perusahaan mitra kerja dengan penilaian HSSE Plan terbaik. Para pimpinan perusahaan mitra kerja turut membubuhkan komitmen bersama untuk memastikan seluruh kegiatan operasional berlangsung dengan mengutamakan keselamatan.
Forum HSSE Mitra Kerja Zona 4 Tahun 2026 turut dihadiri Assistant Manager HSSE Planning, MS, dan RM Pertamina Hulu Energi Riyan Taufani, Manager HSSE Planning, MS dan RM Pertamina Hulu Rokan Muhammad Taufiq, jajaran manajemen PHR Zona 4, serta para pimpinan perusahaan mitra kerja.
Hadir pula Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Prabumulih Sanjay Yunus, Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Dona Arimanda, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Melalui forum tersebut, PHR Zona 4 menegaskan bahwa keberhasilan operasi bukan hanya diukur dari pencapaian produksi, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak menjaga keselamatan pekerja, lingkungan, serta keberlangsungan operasi. (ril)



