Rabu, September 16, 2026

Bukan Sekadar Menghukum, Kejari Prabumulih Beri SJ Kesempatan Bangkit

Must Read

PRABUMULIH, INTERAKINDO — Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih kembali menerapkan pendekatan hukum yang humanis melalui mekanisme keadilan restoratif (Restorative Justice).

Hal itu ditandai dengan penyerahan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan dan Penetapan Pengabulan (SKP4) terhadap tersangka berinisial SJ, yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Prabumulih, Selasa (11/8/2026).

SKP4 diserahkan langsung oleh Kajari Prabumulih, Asvera Primadona, S.H., M.H., didampingi Kasi Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Prabumulih, Berly Yasa Gautama, S.H., M.H.

BACA JUGA :   Terpilih Jadi Ketua Baru Kadin Kota Tangerang, Begini Tekadnya Budi Prasetyo Majukan Ekonomi Rakyat

Perkara yang menjerat SJ berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal 466 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Penyelesaian perkara melalui mekanisme keadilan restoratif ini tidak hanya berorientasi pada penghentian penuntutan, tetapi juga diarahkan pada proses pembinaan dan pemberdayaan terhadap pelaku.

Sebagai tindak lanjut, SJ akan mengikuti pelatihan pengelasan selama 15 hari yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Prabumulih.

BACA JUGA :   Kloter I Mudik Lebaran Gratis Program Kemenhub Dilepas di Tanjung Priok

Pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi SJ untuk memperbaiki diri, meningkatkan kemampuan kerja, serta kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya Kejari Prabumulih menghadirkan penegakan hukum yang tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga mengedepankan nilai pemulihan dan pembinaan.

Keadilan restoratif memberikan kesempatan kepada pelaku untuk memperbaiki kesalahan dan membangun kehidupan yang lebih baik, dengan tetap memperhatikan kepentingan korban, pelaku, serta masyarakat.

BACA JUGA :   Miliaran Rupiah Berhasil Dipulihkan, Bupati Lahat Minta Pengawasan Proyek Dibenahi

Penyerahan SKP4 tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Kejari Prabumulih dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan, humanis dan berorientasi pada pemulihan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Profil Gus Arif, Mantan Bupati Kebumen yang Diamankan KPK di Kasus HGB Summarecon Bogor

INTERAKINDO.COM — Sosok Arif Sugiyanto atau yang karib disapa Gus Arif tengah menjadi sorotan publik usai terjaring dalam Operasi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img