Sabtu, September 26, 2026

Dari Sumur Tak Ekonomis Jadi Andalan, L5A-309 Dongkrak Gas Sales Pertamina EP Limau

Must Read

PRABUMULIH, INTERAKINDO – Kegigihan Pertamina EP Limau Field dalam mengoptimalkan sumur migas eksisting yang sebelumnya dinilai tidak ekonomis membuahkan hasil. Melalui program workover pada Sumur L5A-309, performa produksi gas berhasil mencapai 6,7 MMSCFD dengan volume gas sales mencapai 3,1 MMSCFD pada Juli 2026.

Capaian tersebut menjadi rekor tertinggi gas sales yang pernah diraih Pertamina EP Limau Field, bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4. Bahkan, angka 3,1 MMSCFD tersebut meningkat signifikan dibandingkan capaian gas sales tertinggi sebelumnya pada 2024 yang berada di angka 1 MMSCFD.

BACA JUGA :   LaNyalla Mattalitti: Kegiatan Kesenian di Jatim Harus Didukung karena Ikut Angkat Perekonomian Daerah

Senior Manager Pertamina EP Limau Field, Abdul Rachman Para Buana, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui optimalisasi sumur-sumur eksisting.

“Kontribusi pasokan gas bisa dioptimalisasi lewat sumur-sumur eksisting dengan pendekatan yang tepat. Kali ini, pendekatan dengan program recompletion berhasil untuk sumur L5A-309,” ungkap Abdul Rachman, Senin (10/8/2026).

Ia menjelaskan, workover merupakan upaya mengembalikan performa produksi sumur minyak dan gas (migas) eksisting melalui kegiatan kerja ulang. Pada Sumur L5A-309, pekerjaan dilakukan dengan program pindah lapisan atau recompletion/zone change, dari layer W4 ke W3.

BACA JUGA :   Sinergitas Antara Polres Prabumulih dan Wartawan Kolaborasi

Proses workover tersebut berlangsung kurang lebih selama dua pekan. Setelah pekerjaan selesai, Sumur L5A-309 kembali berproduksi atau onstream pada pekan kedua Juli 2026.

Keberhasilan tersebut tidak hanya berdampak terhadap peningkatan produksi Sumur L5A-309, tetapi juga menjadi tambahan kontribusi bagi produksi gas di seluruh wilayah kerja Pertamina EP Limau Field.

Pada 2026, Pertamina EP Limau Field ditargetkan mampu memproduksi gas mentah sebesar 11,32 MMSCFD. Untuk mencapai target tersebut, perusahaan tidak hanya mengandalkan pencarian sumber-sumber migas baru, tetapi juga terus mengoptimalkan potensi sumur-sumur eksisting.

BACA JUGA :   65 Tahun Dan Juara Dunia! De La Fuente Lewati Rekor Del Bosque

Abdul Rachman menegaskan, strategi workover akan terus dilakukan sebagai salah satu upaya menjaga sekaligus meningkatkan produksi gas.

“Selain mencari sumber yang baru, Pertamina EP Limau Field akan menjaga angka produksi gas dengan melakukan workover pada sumur eksisting,” ujarnya.

Ke depan, Pertamina EP Limau Field juga berencana menerapkan pendekatan serupa pada sejumlah sumur eksisting lainnya. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sumur sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap pemenuhan kebutuhan dan ketahanan energi nasional. (ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Yusril: Investigasi PB Bechi Jalan Terus, Jika Ada Penyimpangan Akan Ditindak

INTERAKINDO.COM - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan pemerintah akan melakukan investigasi menyeluruh...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img