Sabtu, September 12, 2026

Pagaralam Siap Jadi Sentra Bawang Putih, Wali Kota Targetkan Perluasan Lahan hingga 50 Hektare

Must Read

PAGARALAM, INTERAKINDO – Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Wali Kota Pagaralam H. Ludi Oliansyah menargetkan perluasan lahan budidaya bawang putih dari 10 hektare menjadi 50 hektare sebagai upaya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor.

Langkah tersebut diperkuat dengan dukungan Pemerintah Pusat yang mengalokasikan 1,2 ton benih bawang putih beserta sarana produksi pertanian. Bantuan itu akan disalurkan kepada kelompok tani di wilayah dengan ketinggian 900 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), yang dinilai sangat cocok untuk pengembangan komoditas bawang putih.

BACA JUGA :   DPW Asproksi Banten Dilantik, Siap Jangkau Seluruh Lapisan Masyarakat

Program ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan nasional melalui pengembangan komoditas strategis di berbagai daerah, termasuk Kota Pagaralam, Sumatera Selatan.

“Program ini memang baru dimulai, tetapi Kota Pagaralam sudah siap lahannya untuk ditanami. Artinya, kita sudah selangkah lebih maju dalam mendukung program pemerintah pusat. Ini adalah peluang besar bagi Pagaralam untuk ikut mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bawang putih,” ujar Wali Kota H. Ludi Oliansyah, Rabu (5/8/2026).

BACA JUGA :   Sepasang Eks Karyawan PT Amartha Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya

Menurut Ludi, kebutuhan bawang putih nasional saat ini mencapai sekitar 700 ribu ton per tahun, sementara sekitar 80 persen masih dipenuhi melalui impor. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi daerah yang memiliki potensi pertanian seperti Pagaralam untuk mengambil peran dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Ia menjelaskan, Kota Pagaralam memiliki lahan pertanian yang luas, termasuk sejumlah aset lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Potensi tersebut akan didorong menjadi kawasan budidaya bawang putih yang produktif dan bernilai ekonomi tinggi.

BACA JUGA :   450 Dosis Vaksin Sukses Disuntikkan bagi Penyandang Disabilitas Jawa-Bali

“Wilayah Pagaralam memiliki lahan pertanian yang luas, termasuk aset lahan yang masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Ini menjadi modal besar untuk mengembangkan bawang putih sebagai komoditas unggulan,” katanya.

Pemkot Pagaralam optimistis, pengembangan bawang putih secara bertahap dan berkelanjutan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berpotensi memasok kebutuhan pasar yang lebih luas. Selain meningkatkan produksi pangan, program ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan petani, serta memperkuat perekonomian daerah melalui sektor pertanian. (ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Indonesia Hadir Sebagai Anggota Penuh, Prabowo Tiba Di KTT Brics India

INTERAKINDO.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Air Force Station (AFS) Palam, New Delhi, India, pada Jumat,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img