Minggu, Agustus 2, 2026

Operasi SAR Sungai Ogan Ditutup, Tiga Korban Tenggelam Berhasil Ditemukan

Must Read

OGAN ILIR, INTERAKINDO – Operasi pencarian tiga korban tenggelam di Sungai Ogan, Desa Rantau Alai, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, resmi ditutup setelah Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban pada Minggu (2/8/2026).

Musibah tersebut bermula pada Sabtu (1/8/2026), saat tiga pemuda tenggelam ketika berusaha menyelamatkan seorang rekannya yang lebih dahulu terseret arus Sungai Ogan.

Pada hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan lebih dulu menemukan Rizky Saputra (22), warga Desa Sadahayu, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Korban ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia, mengapung di tepi sungai sekitar 50 meter dari titik awal kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Ogan Ilir.

BACA JUGA :   Bersama Gus Yahya, Herman Deru Perkuat Sinergi Pemprov dan NU untuk Sumsel

Sekitar dua jam kemudian, tepatnya pukul 18.50 WIB, korban terakhir, Rahman Udin (33), warga Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, juga berhasil ditemukan mengapung di sungai sekitar 150 meter dari lokasi awal kejadian. Setelah dievakuasi, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya Rahman Udin, seluruh korban dalam insiden tersebut berhasil ditemukan sehingga Operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, S.E., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh personel SAR Gabungan yang terlibat dalam proses pencarian.

“Alhamdulillah, seluruh korban telah berhasil ditemukan. Atas nama Basarnas, kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ujarnya.

Raymond juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja tanpa mengenal lelah hingga operasi berjalan lancar dan seluruh korban berhasil ditemukan.

BACA JUGA :   Prabumulih Bergerak Hijau, Cak Arlan Salurkan Bibit Buah dan Pohon ke Desa dan Kelurahan

Dengan telah ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR secara resmi kami tutup,” tegasnya.

Menurut Raymond, keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi Basarnas, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, serta masyarakat yang bahu-membahu melakukan pencarian sejak hari pertama.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai maupun perairan lainnya. Warga diimbau menghindari mandi atau berenang di lokasi berarus deras, mengenali kondisi sungai sebelum beraktivitas, serta tidak meremehkan potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan.

BACA JUGA :   Bangun Sumsel dari Perantauan, Herman Deru Rangkul Mahasiswa Lewat Sumsel Health Tourism

Basarnas mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi Emergency Call 115 atau Kantor SAR terdekat apabila mengetahui atau mengalami kondisi darurat yang memerlukan pertolongan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan saat beraktivitas di kawasan sungai, terutama pada lokasi yang memiliki arus deras dan berpotensi membahayakan. (ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Polres Ogan Ilir Bergerak Cepat Padamkan Karhutla, Kapolres Pimpin Langsung Patroli dan Mitigasi Titik Api

OGAN ILIR, INTERAKINDO – Polres Ogan Ilir, jajaran Polda Sumatera Selatan, terus meningkatkan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img