Rabu, Juli 1, 2026

Tragedi Monterrey: Didepak Maroko, Ronald Koeman Tinggalkan De Oranje Sambil Isyaratkan Pensiun

Must Read

INTERAKINDO.COM — Pelatih tim nasional Belanda, Ronald Koeman, mengumumkan pengunduran dirinya setelah skuad De Oranje disingkirkan Maroko di babak 32 Besar Piala Dunia 2026 di Meksiko.

“Kemarin malam, saya mengambil keputusan untuk mengakhiri masa jabatan saya sebagai kepala pelatih tim nasional Belanda,” tulis Koeman melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (30/6).

“Kita semua mendambakan Piala Dunia di mana kita bisa mengukir sejarah. Namun, hal itu tidak terjadi. Tidak ada yang lebih kecewa selain saya sendiri. Sebagai kepala pelatih, Anda harus memikul tanggung jawab tersebut.”

Koeman awalnya sempat menolak untuk memberikan pernyataan pasti mengenai masa depannya sesaat setelah kekalahan adu penalti di Monterrey. Namun, kegagalan di periode kedua kepemimpinannya yang kurang memuaskan ini membuat kepergiannya sudah bisa diprediksi, terutama di tengah gempuran kritik dari media-media Belanda.

BACA JUGA :   LaNyalla Tonton Laga Timnas di Semifinal AFF di Senayan, Ada yang Merinding Melihatnya

Ia juga memberikan isyarat untuk pensiun dari dunia kepelatihan: “Selain itu, beberapa tahun terakhir ini menyadarkan saya kembali bahwa ada hal yang jauh lebih penting daripada sepakbola. Sepakbola telah menjadi hidup saya, tetapi kesehatan tidak ada harganya.”

“Ketika seseorang yang sangat Anda cintai sedang berjuang dalam pertempuran yang berat, perspektif Anda akan berubah. Terlepas dari penyakit yang dideritanya, istri saya, Bartina, selalu mendukung dan menyemangati saya setiap hari untuk menyelesaikan pekerjaan saya sebagai kepala pelatih.”

“Itu menunjukkan kekuatan yang luar biasa. Saya sangat berterima kasih kepadanya atas hal itu, lebih dari apa pun yang bisa saya ungkapkan dengan kata-kata.”

Target yang Gagal Total

BACA JUGA :   Canelo Bilang ‘I Like It’ Jika Dipertemukan dengan Usyk di Kelas Berat

Nigel de Jong, direktur teknis asosiasi sepakbola Belanda (KNVB), menggambarkan kampanye Piala Dunia kali ini sebagai sebuah kekecewaan. De Jong sebenarnya akan menjadi sosok penentu apakah Koeman dipertahankan atau tidak, andai sang pelatih tidak memilih untuk mundur terlebih dahulu.

“Target kami adalah semifinal, dan ambisinya adalah menjadi juara dunia,” ujar De Jong. “Sayangnya, kami tidak berhasil mencapainya. Ya, kami masih sangat jauh dari target itu. Itulah kesimpulannya. Kita harus jujur mengenai hal ini,” tambahnya, dikutip dari Reuters.

Koeman menerima banyak kritik pedas setelah performa Belanda dinilai buruk oleh para kritikus media. Mereka menyebut performa tim “berkisar dari operan yang lamban, tanpa arah, dan bermain bertahan saat melawan Jepang, lalu sempat bangkit dengan energik melawan Swedia, sebelum akhirnya kembali ke mentalitas 80 persen saat menghadapi Tunisia.”

BACA JUGA :   Women’s Pro Futsal League 2026 - Sempat Tertinggal, Agnes Matulapelwa Jadi Penentu Kemenangan Mutlak Netic Ladies FC Atas Capybara Angel

Koeman mengambil alih kursi kepelatihan setelah Piala Dunia terakhir di Qatar empat tahun lalu menggantikan Louis van Gaal, di mana saat itu Belanda berhasil mencapai babak perempat final.

Meskipun tim Oranye sempat mencapai babak semifinal Euro 2024, mereka tercatat gagal mengalahkan satu pun negara yang berada di peringkat 25 besar FIFA.

Pelatih berusia 63 tahun tersebut sebelumnya pernah melatih Belanda mulai Februari 2018, sebelum akhirnya hengkang secara mendadak pada Agustus 2020 demi menukangi Barcelona.

Sebelumnya, Steve Clarke juga jadi bagian dari pelatih mundur di Piala Dunia. Clarke undur diri sebagai Pelatih Skotlandia setelah timnya gagal tembus ke babak 32 Besar.***

 

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Pensiun (Lagi) di Usia 40 Tahun, Manuel Neuer Curhat Tersingkir dari Piala Dunia Terasa Sangat Pahit

INTERAKINDO.COM — Manuel Neuer dipastikan bakal tercatat dalam sejarah sebagai salah satu penjaga gawang terbaik sepanjang masa. Namun sayangnya,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img