Kamis, Juni 4, 2026

Bukan Kaleng-kaleng, Victor Ortiz Tantang Duel Berdarah Canelo Alvarez dan Terence Crawford di Ajang Tinju Tangan Kosong

Must Read

INTERAKINDO.COM – Hingga 2022, nama Victor Ortiz malang melintang di belantika tinju dunia. Namun, namanya tenggelam sejak ia parker menyusul kemenangan angka atas Todd Manuel pada Mei 2022.

Sebagai petinju, Victor Ortiz sempat menjadi juara kelas welter WBC setelah mengalahkan Andre Berto  pada April 2011 untuk kemudian kehilangan gelar di duel pertama mempertahankan gelar melawan Floyd Mayweather Jr pada September 2011.

Setelah itu, ia bermain dalam film layar lebar Axpendables 3 dan Southpaw.

Di dunia olahraga, Victor Ortiz kini siap membuat langkah mengejutkan dalam karier bertarungnya dengan melakukan debut di ajang Bare Knuckle Boxing (BKB) atau duel baku hantam tanpa sarung tinju bulan depan.

Aktor dan petarung berusia 39 tahun tersebut secara blak-blakan mengungkapkan bahwa impian terbesarnya setelah menyelesaikan debut ini adalah menantang nama-nama monster di dunia tinju seperti Terence Crawford dan Canelo Alvarez.

BACA JUGA :   Maung Bandung Pesta Gol, Kerja Keras Pemain Dapat Pujian

Saat ditemui di Humble Warrior Gym di Beverly Hills pada Rabu (3/6), Ortiz membeberkan alasan utamanya bergabung dengan BKB menjelang pertarungan perdananya melawan Dominic Salcido yang dijadwalkan pada 18 Juli 2026 di The Novo, DTLA (Downtown Los Angeles).

Ortiz menceritakan bahwa keputusan ekstrem ini diambil setelah melalui proses spiritual yang panjang. Usai berdoa dan menjalani ibadah puasa selama tiga pekan, serta mempertimbangkan kontrak yang disodorkan, ia merasa mendapatkan kemantapan hati bahwa ini adalah langkah yang tepat untuk kariernya.

Sindir Jagat Tinju Modern yang Cuma Kejar Setoran

Kendati beralih ke arena tanpa sarung tinju, Ortiz menegaskan agar publik tidak menyebut langkah ini sebagai sebuah comeback atau kembali dari masa pensiun. Ia merasa dirinya tidak pernah benar-benar meninggalkan dunia olahraga adu jotos. Namun, ia tidak menampik adanya kekecewaan mendalam terhadap arah perkembangan industri tinju konvensional saat ini.

BACA JUGA :   Sindir Real Madrid Sambil Bawa Bendera Palestina, Hansi Flick 'Semprot' Lamine Yamal: Fokus Main Bola Saja

“Dunia tinju telah berubah drastis akhir-akhir ini. Sekarang, semua orang hanya peduli tentang bagaimana menghasilkan jutaan dolar sambil sibuk melindungi rekor tidak terkalahkan mereka,” sindir Ortiz menohok.

Sepanjang karier profesionalnya di ring tinju, Ortiz dikenal sebagai petarung tanpa rasa takut yang pernah menghadapi deretan megabintang lintas generasi seperti Floyd Mayweather, Marcos Maidana, hingga Andre Berto.

Incar Duel Besar Melawan Canelo dan Terence Crawford

Ketika ditanya mengenai adakah petarung dari masa lalunya yang ingin ia seret untuk mencicipi kerasnya ring tanpa sarung tinju BKB, Ortiz tanpa ragu menyebut dua nama terbaik di jagat tinju saat ini secara hormat: Canelo Alvarez dan Terence ‘Bud’ Crawford.

BACA JUGA :   Presiden WBC Mauricio Sulaiman Perintahkan Oleksandr Usyk Duel Wajib Lawan Raksasa Jerman yang Belum Terkalahkan

Ortiz mengungkapkan bahwa ia sangat mendambakan sebuah pertarungan brutal hingga berdarah-darah melawan kedua ikon tinju tersebut di arena BKB jika ada kesempatan di masa depan.

Di sisi lain, Ortiz juga membagikan cerita menarik mengenai sesi latihan tanding yang luar biasa bersama legenda tinju Oscar De La Hoya baru-baru ini. Meski sesi tersebut berjalan kompetitif, ia menegaskan sama sekali tidak tertarik untuk membawa persahabatan itu ke dalam sebuah pertarungan sungguhan di atas ring profesional.

“Tidak ada peluang untuk pertarungan nyata di sana (melawan De La Hoya). Jika itu terjadi, rasanya akan sama saja seperti melihat duel dagelan antara Jake Paul dan Mike Tyson terulang kembali,” tandas Ortiz tertawa, dilansir dari TMZ Sports.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Duet Maxwell – Allano Tinggalkan Persija, Tubarao Dan Mota Menyusul

INTERAKINDO.COM - Evaluasi besar dilakukan manajemen Persija setelah mengakhiri Liga Super Indonesia 2025/2026 di peringkat ketiga klasemen. Perombakan skuat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img