INTERAKINDO.COM – Rico Verhoeven hanya tinggal selangkah lagi menuju duel perebutan gelar juara dunia melawan salah satu petinju kelas berat terhebat, Oleksandr Usyk.
Legenda kickboxing tersebut dijadwalkan menantang Usyk demi merebut sabuk juara dunia kelas berat WBC di lokasi ikonis, Piramida Giza, Mesir, Sabtu (23/5) malam. Laga ini sekaligus menandai pertandingan tinju profesional pertamanya setelah absen selama lebih dari dua belas tahun.
Verhoeven meraih kemenangan TKO dalam debut tinju profesionalnya terdahulu, di mana ia sukses menghentikan petinju Hungaria, Janos Finfera, di ronde kedua dalam bentrokan mereka di Boellenfalltor-Halle, Jerman, pada April 2014 silam.
Sejak debut lawasnya itu, pria asal Belanda tersebut memilih fokus menancapkan taringnya di dunia kickboxing hingga sering dianggap sebagai salah satu kickboxer terhebat sepanjang masa. Kendati demikian, ia dipastikan bakal menghadapi ujian paling mengerikan sepanjang karier bertarungnya saat bersua Usyk akhir pekan ini.
Saat berbicara kepada Seconds Out, Verhoeven bersumpah untuk menumbangkan Usyk dan merebut sabuk juaranya. Tak hanya itu, ia juga mengakui “sangat terbuka” untuk menantang mantan juara dunia kelas berat dua kali, Anthony Joshua, berikutnya.
“Sangat siap, benar-benar siap. Jadi, saya akan mengambil sabuk juara itu (dari Usyk), dan dari sana kami akan terus melangkah untuk menjadi wajah baru di dunia tinju,” tegas Verhoeven penuh percaya diri.
Nama Verhoeven sebenarnya sempat dikaitkan dengan rencana duel melawan Anthony Joshua pada akhir tahun lalu. Namun, pertarungan akbar tersebut terpaksa dibatalkan setelah petinju Inggris itu mengalami kecelakaan mobil fatal yang tragis di Nigeria.
Joshua sendiri kini bersiap melakoni laga comeback yang telah lama dinantikan para penggemar pada 25 Juli mendatang. Ia dijadwalkan menghadapi petinju Albania, Kristian Prenga, di Riyadh (lokasi arena belum dikonfirmasi). Laga tersebut akan menjadi penampilan perdana Joshua di atas ring sejak ia memukul KO Jake Paul pada Desember lalu.***



