INTERAKINDO.COM – Atletico Madrid dan Arsenal harus puas menyudahi pertandingan semifinal leg pertama Liga Champions Eropa dengan hasil imbang. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/4) dini hari WIB itu, kedua tim berbagi angka 1-1.
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit-menit awal. Kedua tim langsung tampil dengan tempo tinggi demi memburu gol. Tim tamu membuka peluang lewat sontekan Piero Hincapie yang masih melebar. Atletico membalawa lewat aksi Julian Alvarez pada menit ke-14. Namun, tendangan kerasnya masih mampu ditepis dengan baik oleh David Raya.
Jelang turun minum, Arsenal akhirnya mendapatkan penalti usai Viktor Gyokeres dijatuhkan David Hancko di kotak terlarang. Gyokeres sendiri yang maju menjadi eksekutor, sukses mencetak gol dan membawa The Gunners unggul 1-0 hingga jeda babak pertama.
Memasuki babak kedua, upaya Atletico akhirnya berbuah penalti, menyusul handball yang dilakukan Ben White saat mencoba mengadang tembakan Llorente. Julian Alvarez yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna, dan mengubah skor menjadi 1-1.
Los Rojiblancos bahkan hampir berbalik unggul, jika saja dua peluang dari tendangan kaki kiri Girezmann di menit ke-63 yang menerpa mistar gawang, dan sepakan Ademola Lookman tak diselamatkan David Raya.
Pada menit ke-78, drama pun terjadi. Wasit asal Belanda, Danny Makkelle memberikan penalti ketiga di laga itu. Penalti diberikan setelah Eberechi Eze dilanggar Hancko di kotak penalti Atletico. Namun, keputusan itu berubah, setelah wasit mengecek VAR dan menganulirnya, yang kemudian diprotes oleh kubu Arsenal.
Di sisa waktu pertandingan, tak ada lagi gol yang tercipta. Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit panjang. Usai pertandingan, pelatih Arsenal, Mikel Arteta menyampaikan kekecewaannya kepada awak media atas keputusan wasit yang membatalkan penalti kedua untuk timnya.
“Keputusan itu dan kemudian apa yang terjadi selama beberapa waktu, dan wasit harus menontonnya 13 kali – itu lebih jelas dari itu, saya pikir itu lebih jelas dari itu. Itu tidak mungkin, dan ya, kami semua marah karenanya”.
“Ketika ada sesuatu yang berbeda, ketika Anda bermain di babak yang sama di Liga Champions dan hal itu berubah, itu tidak boleh terjadi”, ujar Arteta kepada laman resmi Arsenal.
Sementara itu, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, tertangkap kamera saat keluar dari garis batas bench dan meneriaki wasit yang sedang meninjau tayangan VAR di pinggir lapangan, Terkait hal itu, pelatih asal Argentina itu belum memberikan tanggapannya.
Hasil ini membuat kedua tim sama-sama harus meraih kemenangan pada leg kedua untuk dapat melangkah ke babak final. Arsenal sedikit lebih diuntungkan, karena mereka akan bermain di kandang sendiri pada 6 Mei mendatang.



