INTERAKINDO.COM – Nama kiper muda Lazio, Edoardo Motta mendadak menjadi perhatian, usai tampil gemilang di leg kedua semifinal Coppa Italia kontra Atalanta, di Stadion New Balance Arena, Bergamo, Kamis (23/4) dini hari WIB.
Motta tampil heroik dengan menggagalkan empat eksekutor penalti Atalanta secara beruntun di babak tos-tosan. Hal itu pun membuat Lazio lolos ke final menantang Inter Milan untuk memperebutkan trofi Coppa Italia.
Laga semifinal leg kedua berlangsung sengit sejak menit awal, setelah sebelumnya kedua tim bermain 2-2 di leg pertama. Atalanta sempat membuka keunggulan lewat Ederson. Namun, gol tersebut dianulir karena wasit menilai telah terjadi pelanggaran sebelum gol.
Biancocelesti berhasil mencetak gol lebih dulu pada menit ke-84. Alessio Romagnoli menjebol gawang Atalanta usai memanfaatkan umpan speak pojok.
Keunggulan Lazio tak bertahan lama. Dua menit berselang, Mario Pasalic menyamakan skor lewat tembakan dari luar kotak penalti yang sempat membentur pemain lawan.
Di babak perpanjangan waktu, La Dea kembali mencetak gol melalui Giacomo Raspadori. Namun, wasit kembali menganulir gol itu yang memicu protes dari pemain Atalanta.
Pertandingan pun berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan. Hasil itu membuat agregat menjadi 3-3, sehingga laga harus ditentukan lewat adu penalti.
Momen krusial hadir dalam drama adu penalti. Motta tampil sebagai pahlawan bagi Lazio usai menepis empat penendang Atalanta, yakni Gianluca Scamacca, Davide Zappacosta, Mario Pasalic, dan Charles De Ketelaere.
Sementara Lazio, hanya membutuhkan dua gol dari Gustav Isaksen dan Kenneth Taylor, untuk mengunci kemenangan 2-1 dalam babak adu penalti.
Usai pertandingan, Motta mengungkapkan perasaan bahagianya, berhasil mengantarkan Lazio ke partai puncak Coppa Italia.
“Aku sangat emosional, kurasa musim selanjutnya akan merangkum semuanya ini”.
“Mari kita berharap yang terbaik untuk semua orang, untuk para penggemar, untuk siapa pun yang memiliki hati berwarna putih dan biru langit”, ujar Motta saat wawancara pasca pertandingan.
Didatangkan dari Reggina pada awal tahun 2026, perlahan tapi pasti, Edoardo Motta mampu mengisi posisi kiper utama Lazio saat ini. Kiper berusia 21 tahun itu, menjadi pilihan utama usai Ivan Provedel mengalami cedera panjang.
Selanjutnya, penampilan impresif Motta akan berlanjut di babak final saat Lazio menghadapi Inter Milan yang lebih dulu lolos usai menyingkirkan Como. Partai puncak Coppa Italia dijadwalkan akan berlangsung pada 13 Mei mendatang.



