INTERAKINDO.COM – Hampir dua tahun Xavi Hernandez digantikan Hansi Flick sebagai pelatih kepala Barcelona. Selama kurun waktu tersebut, berbagai tawaran pekerjaan menghampirinya, termasuk yang terbaru dari Federasi Sepakbola Maroko.
Namun, sejauh ini, belum ada satu tawaran pun yang diterima Xavi. Dengan kata lain, hingga saat ini dia masih jadi pengangguran.
Selama satu tahun pertama setelah meninggalkan Camp Nou, Xavi sengaja menghindari semua tawaran yang datang. Ia pilih untuk beristirahat setelah masa jabatan 2,5 tahun yang penuh tekanan sebagai manajer Barcelona, demi menghabiskan waktu berharga bersama keluarganya.
Namun, ia telah kembali ke bursa kepelatihan sejak musim panas lalu, meskipun hingga kini ia masih belum memiliki klub.
Xavi kabarnya sangat mendambakan klub berikutnya berada di Liga Inggris (Premier League), dan saat ini, ia hanya fokus pada level klub. Ia sebenarnya memiliki kesempatan lain untuk terjun ke dunia kepelatihan internasional, namun menurut laporan Cadena SER, ia telah menolaknya.
Baru-baru ini, Maroko telah memproses pengunduran diri Walid Regragui. Pelatih berusia 50 tahun yang menjabat sejak sebelum Piala Dunia 2022 tersebut mengambil keputusan untuk mundur setelah gelaran Piala Afrika 2025, dan akhirnya, Federasi Sepakbola Maroko menerima keputusan tersebut.
Terkait penggantinya, kandidat favorit mereka adalah Xavi, meski sang pelatih telah menolak tawaran yang diajukan.
Xavi dan Federasi Maroko Gagal Sepakati Susunan Staf
Menariknya, laporan tersebut mencatat bahwa Xavi tidak menemui titik temu dengan Federasi Maroko terkait susunan staf kepelatihannya. Xavi ingin membawa asisten pelatih, analis, dan pelatih fisik ke tim nasional, sementara pihak Federasi menegaskan bahwa ia hanya boleh datang sendirian.
Oleh karena itu, Xavi melewatkan tawaran Maroko. Ia terus memprioritaskan kembali ke sepak bola klub, meskipun kecil kemungkinan ia akan mengambil langkah sebelum musim panas mendatang, saat berbagai posisi pelatih diperkirakan akan mulai terbuka kembali.***



