Jumat, Mei 29, 2026

Perjanjian ART Indonesia-AS Hasilkan Tarif Impor 0%, Siap Ledakkan Ekspor Tekstil 10 Kali Lipat

Must Read

INTERAKINDO.COM – Industri tekstil Indonesia baru saja mendapat ‘durian runtuh’ dari Amerika Serikat. Melalui negosiasi alot dalam kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART), Indonesia sukses mengamankan tarif impor nol persen untuk produk tekstil dan pakaian jadi di pasar Negeri Paman Sam.

Langkah ini menjadi penyelamat besar bagi sektor padat karya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa kebijakan ini berdampak langsung pada kesejahteraan 4 juta pekerja tekstil. Jika dikalkulasi dengan anggota keluarga mereka, ada sekitar 20 juta rakyat Indonesia yang akan merasakan manfaat ekonomi dari kesepakatan ini.

BACA JUGA :   Sosok Multiple Career Woman, drg Hayati Kamelia Pimpin Inovasi Bisnis Kontraktor dan Pembiayaan Melalui PT Kreasi Bangun Energi

Negosiasi Alot: Dari 32% Menuju Nol

Keberhasilan ini tidak didapat dengan mudah. Sejak AS mengumumkan kebijakan tarif resiprokal pada April 2025, Indonesia sempat terancam tarif ekspor tinggi sebesar 32 persen. Namun, lewat diplomasi intensif, Indonesia berhasil menekan angka tersebut ke tarif dasar 19 persen, hingga akhirnya mengunci angka 0-10 persen untuk produk-produk tertentu melalui mekanisme Tariff-Rate Quota (TRQ).

BACA JUGA :   Waspada Kredit Macet, Di Balik Ledakan Utang Pinjol Rp101 Triliun, OJK Ungkap Fakta Mengejutkan

Misi Ekspor US$ 40 Miliar

Airlangga memproyeksikan ekspor tekstil Indonesia akan mengalami ledakan besar. Dengan pasar AS yang luasnya 28 kali lipat pasar domestik, pemerintah menargetkan nilai ekspor melonjak dari US$ 4 miliar menjadi US$ 40 miliar dalam satu dekade ke depan.

“Pembukaan pasar ini sangat krusial. Produk kita sekarang jauh lebih kompetitif dibanding negara pesaing,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Washington DC, Kamis (19/2).

BACA JUGA :   Trump Bikin Geger, Ancaman Perang Dagang & Isu Greenland Paksa Harga Emas Meroket ke Langit

Dengan tarif nol persen ini, produk Made in Indonesia dipastikan bakal membanjiri toko-toko di Amerika, sekaligus memperkuat napas industri tekstil dalam negeri yang sempat terhimpit persaingan global.***

 

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Pemulihan Cedera, Jay Idzes Tak Ikut Serta Bela Indonesia Dalam FIFA Matchday

KORANPLUS.COM - Persiapan Timnas Indonesia dalam menyongsong FIFA Matchday di bulan Juni 2026 menemui hambatan menyusul cederanya sang kapten...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img