Minggu, Agustus 9, 2026

Seluruh Penumpang dan Awak Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Must Read

INTERAKINDO.COM – Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban ke-10 kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dengan penemuan tersebut, seluruh awak dan penumpang pesawat ATR 42-500 telah ditemukan.

“Pada pukul 08.33 WITA, dilaporkan tim tombak bersama tim SAR gabungan menemukan paket sembilan,” kata Asisten Operasi Kodam XIV Hasanuddin Kolonel Inf Dody Triyo Hadi di Posko SAR Tompo Bulu, Jumat (23/1).

Dody menyebut, pada pukul 08.59 WITA dirinya menerima laporan bahwa korban terakhir kecelakaan pesawat ATR tersebut telah ditemukan.

BACA JUGA :   Peduli Cianjur, Bazaar di RW 06 Ciledug Indah I Ramai Dikunjungi Warga

“Namun pada pukul 09.16 WITA, paket 10 dipastikan ditemukan oleh tim elang bersama tim SAR gabungan,” ujarnya.

Hingga hari ketujuh operasi SAR, tim gabungan telah mengevakuasi dua dari lima kantong jenazah yang ditemukan pada Kamis (22/1) melalui jalur udara.

“Dua sudah tiba di lanud, sementara tiga lainnya masih menunggu proses evakuasi. Dua paket dari kemarin dan hari ini masih dalam upaya didekatkan ke titik penjemputan helikopter,” jelas Dody.

BACA JUGA :   Penyakit Jantung Penyebab Utama Kematian, Kemenkes Perkuat Layanan Primer

Korban terakhir ditemukan tidak jauh dari lokasi enam korban yang ditemukan sehari sebelumnya.

“Masih satu area, namun berada di jurang yang menyerupai alur sungai saat hujan, sehingga membutuhkan teknik evakuasi khusus,” katanya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii menyebutkan sembilan kantong jenazah masih dalam proses evakuasi.

“Alhamdulillah, pagi ini secara kuantitas sudah ditemukan 10 kantong,” ujarnya.

Pesawat ATR 42-500 yang dicarter Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebelumnya hilang kontak di wilayah Maros, Sulsel, saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar. Pesawat tersebut kemudian dikonfirmasi jatuh di Gunung Bulusaraung yang berada di perbatasan Maros dan Pangkep. Manifest pesawat berisi 10 orang, terdiri atas tujuh awak penerbangan dan tiga penumpang.

BACA JUGA :   Prabumulih Bergerak Hijau, Cak Arlan Salurkan Bibit Buah dan Pohon ke Desa dan Kelurahan

Sebelumnya, hingga Kamis (22/1), Tim SAR gabungan telah menemukan sembilan korban, enam di antaranya dalam kondisi tidak utuh.

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muh Arif Anwar, mengatakan operasi SAR akan ditutup setelah seluruh korban ditemukan, dengan perpanjangan waktu menyesuaikan keputusan Kabasarnas.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Apriyandi Ananta Nahkodai Patelki Prabumulih 2026-2030, Siap Dukung Program Kesehatan Pemkot

PRABUMULIH, INTERAKINDO  – Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (Patelki) Kota Prabumulih periode 2026-2030...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img