Kamis, April 30, 2026

Tragis di India, Operasi Batu Diduga Ikuti Tutorial YouTube Berujung Kematian Pasien

Must Read
Muhammad Fanber
Muhammad Fanber
Penulis Interakindo.com

INTERAKINDO.COM – Kasus tragis dari Barabanki, Uttar Pradesh, India, bikin publik geleng-geleng kepala. Seorang wanita bernama Munishra Rawat dilaporkan meninggal usai menjalani operasi “batu” di sebuah klinik yang diduga ilegal, sementara prosedurnya disebut dilakukan dengan melihat video tutorial YouTube. Peristiwa itu terjadi pada 5 Desember 2025 dan korban dinyatakan meninggal keesokan harinya, ketika dua terduga pelaku operator klinik dan keponakannya dilaporkan kabur dan kini diburu polisi.

Mengacu laporan media India, korban dibawa keluarganya ke sebuah fasilitas bernama Shri Damodar Aushdhalaya di wilayah Kothi. Di sana, operator klinik Gyan Prakash Mishra disebut menyatakan korban mengalami masalah “batu” dan menyarankan operasi tersebut awalnya dipatok Rs 25.000 atau sekitar Rp 4,7 juta, lalu disepakati menjadi Rs 20.000 atau sekitar Rp 3,8 juta.

BACA JUGA :   Hujan Lebat Bikin Gurun Arab Saudi Menghijau, Warga Sampai Takjub
Munishra Rawat, wanita asal Barabanki, Uttar Pradesh, India, yang dilaporkan meninggal dunia usai menjalani operasi di klinik ilegal pada 5 Desember 2025. Foto: Upsomedia

Yang jadi sorotan operasi tersebut diduga dilakukan tanpa otorisasi medis yang sah. Dalam pengaduan keluarga, Mishra bahkan disebut “was under the influence of alcohol” dan memulai tindakan setelah menonton video di YouTube. Keluarga menuding prosedur itu berujung fatal karena sayatan yang keliru hingga menyebabkan pendarahan/cedera internal, dan korban meninggal pada hari berikutnya.

BACA JUGA :   Gugup Bukan Lemah: Sains Bicara yang Jarang Dibahas Orang

Polisi setempat menyatakan kasus telah didaftarkan terhadap operator klinik dan keponakannya, Vivek Kumar Mishra, dengan sangkaan menyebabkan kematian karena kelalaian, serta pasal terkait SC/ST (Prevention of Atrocities) Act. Keduanya dilaporkan absconding dan aparat membentuk tim untuk pengejaran.

Masih dari laporan yang sama, Vivek disebut bekerja di sebuah rumah sakit ayurveda di Raebareli, sementara klinik di Kothi diduga telah beroperasi cukup lama. Setelah kasus mencuat, otoritas kesehatan setempat juga bergerak—dalam laporan PTI yang dimuat The Tribune, fasilitas tersebut disebut disegel oleh pejabat setempat.

BACA JUGA :   Hujan Lebat Bikin Gurun Arab Saudi Menghijau, Warga Sampai Takjub

Kasus ini kembali mengangkat isu lama, praktik kesehatan ilegal dan lemahnya pengawasan klinik abal-abal, apalagi ketika “tutorial internet” dipakai untuk tindakan medis berisiko tinggi. Di tengah maraknya konten kesehatan di media sosial, tragedi Barabanki jadi pengingat keras bahwa operasi bukan tempat uji coba apalagi sekadar “belajar dari YouTube”.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Lokasi Tinju Mayweather-Pacquiao Pindah ke Markas MGM, Ini Faktanya

LAS VEGAS, ITERAKINDO.COM - Pertarungan ulang antara Floyd Mayweather Jr. melawan Manny Pacquiao sedang dalam proses pemindahan lokasi dari...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img