Minggu, Juli 19, 2026

Purbaya Ancam Copot Para Pejabat Bea Cukai: ‘Kalau Salah, Atasannya Sekalian Saya Rumahkan!

Must Read
Muhammad Fanber
Muhammad Fanber
Penulis Interakindo.com

INTERAKINDO.COM — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali bikin heboh setelah melontarkan ultimatum paling keras untuk Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Kalau DJBC gagal membenahi kinerja dan citra publik dalam waktu satu tahun, Purbaya bilang siap membekukan institusi itu dan merumahkan sekitar 16 ribu pegawai.

Ancaman ini ia sampaikan usai rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Kamis (27/11/2025), buntut dari sederet masalah klasik di internal Bea Cukai mulai dari isu penyelundupan sampai keluhan publik soal pelayanan.

BACA JUGA :   Prabumulih Siaga Flu Singapura, Dinkes Pantau 10 Kasus Suspek

Kalau kita gagal memperbaiki, nanti 16 ribu pegawai Bea Cukai dirumahkan” ujar Purbaya.

Menurutnya, citra DJBC di mata publik sudah “kurang baik” dan butuh dibersihkan total.

Purbaya menjelaskan opsi pembekuan Bea Cukai bukan gertakan saja.
Beberapa skenario sudah disiapkan, termasuk:

  • Pembekuan operasional DJBC
  • Evaluasi total jabatan internal
  • Opsi menggandeng pihak ketiga seperti model masa lalu (SGS) untuk mengawasi ekspor-impor.
BACA JUGA :   Awali Haul Akbar Syekh Ahmad Nahrowi Muhtarom Al Banyumasi di Purbalingga, Paket Sembako Diberikan di 239 Desa

Di sisi lain, Kemenkeu sudah mulai memasang sistem berbasis AI untuk memantau transaksi yang rawan manipulasi harga dan penyelundupan. Tujuannya memperkecil celah nakal di lapangan.

Purbaya bilang, pegawai Bea Cukai sudah sadar betul soal risiko besar ini. Mereka diberi waktu satu tahun untuk membuktikan perbaikan nyata, bukan hanya janji.

Ia mengaku sudah melapor ke Presiden Prabowo dan meminta restu untuk melakukan reformasi besar-besaran.

Kita diberi waktu setahun. Kalau tidak bisa berbenah, ya sudah… kita tutup” ujarnya.

BACA JUGA :   Atasi Penurunan Cakupan Vaksinasi Anak, Kemenkes Siapkan Bulan Imunisasi Nasional

Ancaman ini memicu berbagai reaksi. Sebagian publik mendukung langkah keras Purbaya, melihat banyaknya laporan soal penyelundupan dan pelayanan lambat. Tapi sebagian lainnya khawatir, pembekuan total bisa bikin proses ekspor-impor di Indonesia berantakan.

Yang jelas, DJBC kini berada dalam sorotan penuh. Tahun ke depan bakal jadi ujian: apakah Bea Cukai mampu balikin kepercayaan publik, atau benar-benar dibekukan seperti ancaman Purbaya.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Jalur Energi Dunia Terancam, Kapal Tanker Enggan Melintas di Selat Hormuz

IRAN, INTERAKINDO – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memicu gangguan terhadap jalur pelayaran energi dunia. Serangkaian serangan terhadap kapal...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img