Minggu, September 20, 2026

Sungai Ciliwung yang Menyeramkan Berubah Jadi Tempat Bermain di Musim Kemarau

Must Read

BOGOR, interakindo.com — Jangan berpikir debit air Sungai Ciliwung selalu penuh dan menyeramkan saat musim hujan. Di musim panas, debit air Ciliwung bahkan bisa mencapai 0 cm.

Itulah yang terjadi saat ini. Debit air Sungai Ciliwung menyusut hingga menyentuh angka 0 cm di Bendung Katulampa Bogor. Anak-anak memanfaatkan kondisi Ciliwung yang mengering untuk bermain layang-layang.

Pantauan detik.com di Kampung Pulo Geulis, Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor pada Minggu (30/7) sore, aliran Sungai Ciliwung nampak mengering. Barisan batu-batu besar di tengah aliran sungai terlihat jelas. Aliran sungai yang mengering membuat warga dengan santai berjalan di tengah dasar aliran sungai.

BACA JUGA :   Sejarah Kurban di Idul Adha Menurut Hadist Dan Al-Qur'an.

Kondisi Ciliwung yang mengering juga dimanfaatkan warga untuk memancing ikan di kubangan yang masih tersisa. Ciliwung yang mengering juga dimanfaatkan sejumlah orang tua jadi tempat mengasuh balitanya.

Warga menyebut debit air Sungai Ciliwung mengering sekitar sebulan yang lalu. Curah hujan yang rendah membuat debit sungai terus menyusut.

“Sudah lama juga, sudah hampir sebulan lebih kondisinya begini. Karena jarang hujan ini jadi gini. Kadang ada hujan tapi kan nggak banyak, jadi airnya tetep aja nggak nambah tinggi ya kering aja begini,” kata Wawan ditemui di Sungai Ciliwung.

BACA JUGA :   Kapolri: Tindak Tegas Aparat yang Bertindak Berlebihan

“Tapi memang setiap tahun begini, kalau lagi kemarau ya memang kering gini. Tapi kalau lagi musim hujan, banjir ya serem kelihatannya,” tambahnya.

Wawan menyebut setiap sore hari banyak anak kecil bermain di tengah dasar Sungai Ciliwung yang mengering. Mulai dari bermain layangan hingga memancing.

“Cuma kalau buat anak kecil mah senang, jadi ada tempat main. Pada main layangan, yang anak perempuan pada main masak-masakan. Jadi pada kesenangan main di sini,” kata Wawan.***

BACA JUGA :   Sukabumi Kini Punya Alun-alun yang Asri, tapi Wajib Dijaga Bersama
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Kejuaraan Nasional Open Karate Piala Wagub Sumsel 2026 Resmi Ditutup, 1.500 Atlet Ikut Bertanding

PALEMBANG, INTERAKINDO – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Cik Ujang, secara resmi menutup Kejuaraan Nasional Open Karate Piala...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img