Kamis, September 3, 2026

Oleksandr Usyk Bilang Duel Lawan Tyson Fury pada Akhir April

Must Read

JAKARTA, interakindo.com — Sedikitnya Oleksandr Usyk, juara kelas berat WBA/IBF/WBO, punya 2 target tahun ini. Pertama duel unifikasi gelar melawan Tyson Fury, juara kelas berat WBC.

Yang kedua, beber Usyk kepada AFP seperti dilansir rfi.fr, membangun kembali rumah atau bangunan tempat di mana sahabat baiknya tewas ditembak pasukan Rusia.

Oleksiy Dzhunkivskyi, sahabat Usyk di tim tinju nasional Ukraina, ditembak di aula dalam bangunan di Irpin, pinggiran Kota Kiev.

Usyk kini bergabung dengan badan amal United24 yang mencari dan mengumpulkan dana untuk membangun kembali bangunan 5 lantai yang rusak berat.

BACA JUGA :   Persib Taklukkan Persija 2-1, Tantang Persebaya Di Piala Presiden 2026

Usyk sendiri sudah mendonasikan sekitar Rp3 miliar (205 ribu dolar AS) dari koceknya sendiri. Sementara total kebutuhan pembangunan kembali sebesar 330 ribu dolar AS atau lebih dari Rp4,9 miliar.

Menurut Usyk, di dalam gedung itu terdapat Sasana tinju miliki sahabat baiknya itu. “Kami pernah satu tim di tim nasional, kami mengikuti kompetisi internasional bersama-sama.”

“Oleksiy Dzhunkivskyi ditembak pasukan Rusia persis di aulanya.”

BACA JUGA :   Drama Kelas Berat, Manajer Wardley Sebut Usyk Tukang Lari, Siapkan Duel Akbar Lawan Tyson Fury Musim Panas 2026

Usyk sendiri sempat bergabung dengan pasukan Ukraina yang diinvasi Rusia sejak Februari 2022.

Namun, sahabat-sahabatnya meminta ia kembali ke kem latihan untuk berlatih dan bertarung mempertahankan gelar sembari berjuang di dunia internasional melalui ring tinju.

Ketika Usyk melakukan rematch dengan Anthony Joshua di Arab Saudi, Agustus 2022, sedikitnya ada 10 hingga 15 anggota pasukan Ukraina datang untuk memberi dukungan moril kepadanya. Usyk mengalahkan Joshua dalam duel September 2021 dan merebit tiga sabuk gelar milik Joshua.

BACA JUGA :   Drama Extra Time! Gol Bellingham Bantu Inggris Singkirkan Norwegia

“Beberapa orang dari mereka tidak memiliki anggota tubuh,” tambah Usyk.

Usyk menang angka split dalam rematch itu. Artinya, ia bisa saja kalah jika tak bertarung ngotot.

“Di ronde 9 saya sadari, jika saya jatuh [kalah], spirit tantara yang mempertahankan negara kami pun akan runtuh,” beber Usyk.

“Saya Bertanding bukan untuk diri saya sendiri, tapi untuk negara saya juga.”

Ditambahkan Usyk, pertarungan unifikasi gelar dengan Tyson Fury kemungkinan akan digelar pada akhir April.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

TikTok Berujung Petaka, Anak 15 Tahun Diduga Jadi Korban Kejahatan Seksual

PALEMBANG, INTERAKINDO — Kasus dugaan persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terungkap di Kota Palembang. Direktorat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img