Jumat, November 6, 2026

Targetkan Jabar Zero Stunting, IDI dan IDAI Jabar Gelar Pelatihan di Kota Bogor

Must Read

KOTA BOGOR, interakindo.com — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Barat didukung Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Barat menggelar pelatihan tata laksana cegah stunting dokter umum pada faskes tingkat pertama koordinator wilayah IV IDI Jawa Barat di IPB International Convention Center (IICC), Mal Botani Square, Kota Bogor, Kamis (30/6).

Ketua IDI Kota Bogor, Ilham Chaidir mengatakan, IDI Kota Bogor ditunjuk IDI Jabar untuk melaksanakan pelatihan cegah stunting (kekurangan gizi) di Korwil IV Jabar yang meliputi enam kota/kabupaten di Jabar seperti Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan Kabupaten Cianjur.

BACA JUGA :   Satu Lagi Biro Perjalanan Umroh di Jabar Bermasalah, Diduga Pelaku Ditahan Polda Jabar

“Pesertanya ada 150 dokter anggota IDI yang bertugas di klinik, puskesmas atau rumah sakit,” ujarnya.

Ia menuturkan, pelatihan ini merupakann bentuk dukungan IDI untuk pencegahan stunting dan mencapai Jabar Zero Stunting yang menjadi program penting Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dokter umum di klinik dan puskesmas menjadi garda terdepan untuk menyebarkan informasi pencegahan stunting di masyarakat, mengingat stunting kerap tidak terdeteksi.

BACA JUGA :   16 Pil Diduga Ekstasi Disita

“Di pelatihan ini, ada pengukuran antropometri, penyuluhan gizi selama kehamilan dan seribu hari kelahiran untuk mencegah generasi kekurangan gizi atau stunting,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, Kota Bogor juga mencanangkan agenda penurunan prevalensi stunting. Ada beberapa pengukuran prevalensi stunting, di antaranya data yang dikeluarkan Kemenkes RI dan dari bulan penimbangan bayi. Dari data bulan penimbangan bayi, tingkat stunting di Kota Bogor kisaran di bawah 10 persen.

BACA JUGA :   Melalui Koperasi Syariah Al Fattah Indonesia Internasional, Green Wilis Development Berikan Solusi Simpan Pinjam Terbaik

“Pelatihan ini mengajak dokter umum di Faskes swasta untuk menyamakan langkah mencegah stunting. Sekaligus menyelaraskan dengan target Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan target nasional,” katanya.

Dedie berharap dengan langkah-langkah yang diambil mulai dari sosialisasi pencegahan pernikahan usia dini, peningkatan kesehatan calon pengantin dan pelatihan ini bisa terus menurunkan tingkat stunting di Kota Bogor dan Jawa Barat.

“Dari enam kecamatan, Kecamatan Bogor Selatan yang angka stuntingnya masih tinggi,” sebutnya.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Kunjungan Bersejarah Raja Charles III ke Bahama: Sambangi Fasilitas Tinju Komunitas dan Gelar Program Olahraga Baru

INTERAKINDO.COM - Raja Charles III dikabarkan menyempatkan diri berkunjung ke Bahamas Boxing Academy pada 28 Oktober dalam lawatannya di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img