Rabu, Februari 21, 2024

Satu Lagi Biro Perjalanan Umroh di Jabar Bermasalah, Diduga Pelaku Ditahan Polda Jabar

Must Read

JAKARTA, interakindo.com —¬†Satu lagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) berurusan dengan aparat penegak hukum. Diduga melakukan penipuan, pimpinan PT Wina Ekspres Tour and Travel kini ditahan Polda Metro Jaya.

Kepala Sub Direktorat Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Umrah dan Ibadah Haji Khusus, Mujib Roni, menjelaskan pihaknya berupaya melakukan pengawasan kepada para pelanggar regulasi umrah. PT Wina Ekspres tidak memiliki izin, namun diduga menyelenggarakan perjalanan ibadah umrah.

BACA JUGA :   1.500 Santri Binaan Remaja Masjid Dilantik Gubernur Jabar

“Kami bekerja sama dengan kepolisian melakukan penanganan masalah umrah. Terbaru sedang diproses masalah umrah yang tidak berizin PPIU di wilayah Jawa Barat,” terang Mujib di Jakarta, Jumat (11/8).

BACA JUGA :   Siswa Aliyah di Kediri Temukan Alat Pendeteksi Komplikasi Diabetes

“Saat ini pelaku ditahan di Polda Jawa Barat. Pelaku merupakan pimpinan dari PT Wina Ekspres Tour and Travel yang diduga melakukan penipuan umrah kepada jemaah di Jawa Barat,” sambungnya.

Sebelumnya, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Nur Arifin mengatakan bahwa upaya penindakan terhadap para pelaku pelanggaran regulasi umrah dan haji terus dilakukan.

BACA JUGA :   Dukung Keberlanjutan Global, Industri TPT Perlu Manfaatkan Teknologi Hijau

Belum lama, Menteri Agama memberikan sanksi administratif (pembekuan izin sementara) kepada empat Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang melanggar UU Nomor 8 Tahun 2019.

Keempat PPIU yang mendapat sanksi adalah PT. Amana Berkah Mandiri, PT. Arofah Mina, PT. Mubina Fifa Mandiri, dan PT. Arafah Medina Jaya. Mereka diberi sanksi karena terbukti tidak profesional, lalai dan gagal memberangkatkan maupun memulangkan jemaah umrah.

BACA JUGA :   Siswa Aliyah di Kediri Temukan Alat Pendeteksi Komplikasi Diabetes

“PPIU yang menerima sanksi administratif kami minta melakukan upaya pembenahan sebelum sanksi tersebut kami cabut,” lanjutnya.

BACA JUGA :   1.500 Santri Binaan Remaja Masjid Dilantik Gubernur Jabar

Ditambahkan Nur Arifin, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah juga telah mengirimkan surat edaran kepada para Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi agar mendata pelaku usaha umrah dan haji khusus yang tidak berizin PPIU dan PIHK.***

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Begini Tekad Riko dan Firza di 3 Pertandingan di Bali

Interakindo.com - Seluruh anggota skuad Macan Kemayoran kini mengarahkan fokus pada dua laga kandang yang akan digelar di Stadion...
BACA JUGA :   Mengapa Harga Telur Ayam Tinggi? Begini Penjelasan Mendagri Tito Karnavian

Kapolres Bogor Mencopot 9 Anggota Polisi Terlibat Salah Tangkap Pasutri di Cileungsi Bogor

- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img