Selasa, Juli 21, 2026

Saudi Hapus Keharusan Karantina dan PCR, Dirjen PHU Berharap Indonesia lakukan penyelarasan Kebijakan Umrah

Must Read

JAKARTA, interakindo.com — Pemerintah Arab Saudi telah mencabut sejumlah aturan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. Kebijakan tersebut antara lain menghapus keharusan PCR dan karantina.

Dalam kaitan ini, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief menilai kebijakan ini akan berdampak pada penyelenggaraan umrah. Untuk itu, Hilman berharap Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Nasional Pencegahan Bencana (BNPB) bisa mengambil langkah penyelarasan.

BACA JUGA :   Ratusan Warga Prabumulih Berpeluang Dapat Sertifikat Tanah Lewat PTSL 2026

Dikatakan Hilman, Kemenag akan berbicara dengan berbagai pihak terkait kebijakan resiprokral (reciprocal policy, kebijakan timbal balik) antara Pemerintah Saudi dan Indonesia untuk urusan haji dan umrah ini.

“Terkait keputusan Saudi Arabia ini akan ada konsekuensi juga terhadap kebijakan penyelenggaraan umrah di Indonesia. Saya optimis akan segara ada penyelarasan kebijakan. Apalagi, Indonesia saat ini juga sudah mulai melakukan penyesuaian kebijakan masa karantina,” ucap Hilman di Jakarta, Ahad (6/3).

BACA JUGA :   Kemenkes Siapkan Antisipasi untuk Atasi Puncak Omicron Februari-Maret

“Kebijakan One Gate Policy atau satu pintu pemberangkatan jemaah umrah dari asrama haji juga akan disesuaikan,” sambungnya.

Hilman mengatakan, penghapusan syarat karantina dan cek PCR saat masuk ke Arab Saudi harus direspon secara mutual recognition. “Jadi, jangan sampai di sananya tidak perlu karantina di kita masih dipaksa karantina. Atau jangan sampai di sana tidak dibutuhkan PCR, di kita harus PCR untuk berangkatnya, dan lain-lain,” jelasnya.

BACA JUGA :   Longsor di Sumedang, Tata Dikabarkan Selamat Meski Sempat Diterjang Lumpur

“Posisi Kemenag lebih pada mempersiapkan penyelenggaraan kebijakan terkait pencegahan Covid-19, termasuk jika nantinya Indonesia juga harus mencabut kebijakan One Gate Policy sebagaimana yang selama ini berjalan,” tandasnya.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Program Smart Agriculture Melonesia Lahirkan Petani Milenial Berdaya di Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG, INTERAKINDO – Perjuangan Chaidir Saleh (62) membuktikan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari sebuah usaha. Petani asal Kecamatan Karang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img