Kamis, Juli 23, 2026

Ashleigh Barty Mundur dari Turnamen Tenis Indian Wells dan Miami Open

Must Read

JAKARTA, interakindo.com – Petenis No 1 Dunia putri Ashleigh Barty mundur dari dua turnamen WTA 1000 di BNP Paribas Open di Indian Wells, California, dan Miami Open, di mana ia dua kali juara bertahan –juara 2019 dan 2021 setelah 2020 tak digelar karena pandemi Covid-19.

Ashleigh Barty, juara tunggal putri di tiga Grand Slam berbeda, dalam statemen berkaitan dengan kondisi kesehatannya, berharap bisa kembali bertanding di babak kualifikasi Billie Jean King Cup, mulai 15 April. Petenis Australia ini akan bahu membahu melawan tim tamu Slovakia.

BACA JUGA :   Dikalahkan Maroko, Skotlandia Turun Peringkat Klasemen Sementara

“Kondisi saya belum pulih seperti yang saya harapkan setelah Australia Terbuka dan saya belum bisa mempersiapkan diri secara maksimal untuk Indian Wells dan Miami. Saya tidak yakin bisa berada pada level yang diperlukan untuk memenangkan turnamen ini dan karenanya memutuskan untuk mundur dari kedua turnamen. Saya sedih tidak berada di sana untuk bersaing tetapi mengembalikan kondisi tubuh saya harus benar-benar menjadi fokus saya,” demikian antara lain pernyataan Barty.

BACA JUGA :   Misi Rebut Takhta Asia Tenggara, Juara Dunia EVOS Divine dkk Siap Mengamuk di Panggung Grand Finals Akhir Pekan Ini di Vietnam

“Target saya tampil di negara saya di Billie Jean King Cup pada April. Setelaj gagal tampil di BJK Cup tahun lalu, saya tak sabar tampil mengenakan seragam hijau dan emas lagi.”

“Dan yang lebih penting, ini adalah pekan yang sulit di Australia dan di seluruh dunia. Saya sangat prihatin dan berharap yang terbaik kepada semua orang di Queensland dan New South Wales yang terkena dampak banjir yang menghancurkan. Kepada orang-orang Ukraina, terutama rekan-rekan saya di keluarga tenis, kami semua memikirkan Anda dan berharap untuk perdamaian,” tambah Barty di laman wtatenis.com.

BACA JUGA :   Gagal Beruntun Di Perempat Final UCL, Pelatih Madrid Kecam Keputusan Wasit

Barty memulai kampanye 2022 dengan status tak terkalahkan sepanjang Januari, merebut gelar tunggal dan ganda di Adelaide International dan menjadi orang Australia pertama dalam 40 tahun yang memenangkan Grand Slam Australian Open, gelar Grand Slamnya yang ketiga setelah French Open (2019) dan Wimbledon (2021).

 

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Tuding Badan Tinju Berkonspirasi Hancurkan Kariernya, Jai Opetai Tuntut IBF dan Promotor Eddie Hearn

INTERAKINDO.COM - Darshan Desai, wartawan tinju dari Uncrowned, melaporkan bahwa mantan juara dunia kelas penjelajah IBF, Jai Opetaia, melayangkan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img