Jumat, Juni 5, 2026

Solo, Yogyakarta, dan Bali Jadi Pilot Project Wisata Kebugaran di Indonesia

Must Read

SOLO, interakindo.com — Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengatakan Solo bisa menjadi City of Java Wellness atau Kota Kebugaran. Hal itu dikatakan Angela dalam peluncuran Aroma Wellness Festival (AWF) bersama Walikota Solo Gibran Rakabuming di Ndalem Doyoatmajan, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/11/2021).

Saat ini, Kemenparekraf, kata Angela, tengah mendorong pengembangan Wellness Tourism atau wisata kebugaran di Tanah Air, dimana Kota Solo dipilih menjadi pilot project bersama Yogyakarta dan Bali.

“Semoga ajang promosi wisata kebugaran ini bisa menjadi top of mind bagi wisatawan nusantara hingga wisatawan mancanegara. Tidak hanya tiga daerah tersebut, ke depan masih banyak daerah lain, lantaran masih banyak lagi potensi lainnya yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

BACA JUGA :   United Bike & 4 IKM akan Siapkan Produk-produk Sepeda Berkualitas

Menurut Angela, wisata kebugaran menjadi suatu tren yang menjanjikan di masa pandemi dan pascapandemi, dikarenakan masyarakat saat ini semakin peduli terhadap kesehatannya. Mulai dari kesehatan fisik, mental, emosional, spiritual, dan bahkan sosial.

Angela menambahkan, Kemenparekraf berkomitmen memaksimalkan potensi wisata kebugaran terutama dari sisi strategi pemulihan pariwisata Indonesia, dimulai dari pengembangan dan mempromosikan wisata kebugaran di tiga daerah yaitu Solo, Yogyakarta, Bali.

Wellness tourism adalah wisata minat khusus yang bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh wisatawan. Di Indonesia, pengembangan pariwisata di sektor kesehatan sebenarnya telah diinisiasi sejak 2012. Harapannya, dapat mewujudkan Indonesia sebagai destinasi Pariwisata Kesehatan Dunia.

BACA JUGA :   Kadin Siapkan Road Map Indonesia Emas 2045, Gambarannya Begini

“Isu wisata kesehatan menjadi hal yang sangat menjanjikan, pada 2017 wisata kesehatan global senilai 639 miliar dolar AS. Dan diperkirakan akan meningkat menjadi 919 miliar dolar AS pada 2022, dan diperkirakan akan menembus angka 1.672 miliar dolar AS di 2030,” ujar Angela lagi.

Indonesia pada 2017, menurut riset dari Global Wellness Tourism Economy, berada di peringkat ke-17 sebagai destinasi wisata kebugaran. Segmen ini bahkan tercatat mampu menyerap angkatan kerja sebanyak 1,31 juta orang.

BACA JUGA :   Menuju SDM Unggul 2026, Intip Progres Kilat Sekolah Rakyat Kulon Progo yang Berdayakan Ekonomi Rakyat

Sementara itu, Walikota Solo Gibran Rakabuming mengatakan, wellness tourism yang telah menjadi gaya hidup dan mengubah perilaku masyarakat, dengan dukungan wisata kebugaran dari Kemenparekraf, Kota Solo bersama dengan Indonesia Wellness Institute (IWI) meluncurkan brand pariwisata Kota Solo yaitu, Solo Wellness City, City of Java Wellness.

“Karena Solo menjadi pilot project sebagai Indonesia Wellness City, saya berharap langkah awal yang dilakukan hari ini dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan bisa menular bagi kota-kota lain untuk bersama-sama memajukan sektor pariwisata di Indonesia,” katanya.

 

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Badai Suku Bunga ‘Higher for Longer’ Mengancam Negara Berkembang, OJK Klaim Indonesia Tetap Tangguh

INTERAKINDO.COM – Meski perekonomian global saat ini tengah dihantam badai ketidakpastian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan bahwa stabilitas sektor...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img