Sabtu, Mei 2, 2026

Tak Mudah Bikin Kampung Inggris di Jabar Seperti di Kediri

Must Read

KEDIRI, interakindo.com — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyapa ratusan siswa dengan Bahasa Inggris Kediri dalam kunjungan kerja ke Jawa Timur dan singgah ke Kampung Inggris di Tulungrejo, Kabupaten Kediri. Di antara mereka, ada juga siswa yang berasal dari Jawa Barat.

Kang Emil, sapaannya, nampak senang karena ternyata banyak juga warga Jabar di Kediri dan memanfaatkan kesempatan belajar bahasa Inggris di Kampung Inggris.

Menurutnya, belajar bahasa memang tak harus melulu ke lembaga formal dan dengan biaya mahal. “Kampung Inggris seperti di Kediri memberikan pilihan belajar bagi masyarakat menengah ke bawah dengan kualitas yang terbaik,” ujarnya, Jumat (21/1), dilansir laman jabarprov.go.id.

BACA JUGA :   Kepala Kantah Prabumulih: Saatnya Bekerja dengan Energi dan Semangat Baru

“Kampung Inggris Kediri sangat terkenal di Indonesia, lulusannya sudah pasti mahir berbahasa Inggris,” tambah Kang Emil.

Kunjungan kerja Kang Emil ke Kampung Inggris di Kediri ini merupakan rangkaian kunjungan utamanya bertemu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terkait kerja sama peningkatan volume perdagangan daerah.

“Saya ke Jatim karena ada perjanjian kerja sama dengan Bu Khofifah, ada peningkatan volume perdagangan Jabar-Jatim. Mumpung di sini sebelum pulang saya ingin ke tempat-tempat yang istimewa salah satunya ke Kampung Inggris Kediri,” ungkap Kang Emil.

BACA JUGA :   Gubenur Jabar Kembali Usulkan Tiga Pemekaran Daerah

Terkait Kampung Inggris, Kang Emil juga berkeinginan membangun kampung serupa di Jawa Barat. Apalagi, katanya, kemampuan berbahasa Inggris di era saat ini wajib dimiliki generasi muda. Pemerintah perlu menyiapkan fasilitas pendukungnya.

Kang Emil mengatakan, mengembangkan Kampung Inggris seperti di Kediri memang butuh waktu cukup lama dan tidak sesederhana seperti membangun tempat kursus. Namun demikian ia sudah mempelajari proses dan teknis pengembangan satu wilayah yang punya kekhasan tertentu.

BACA JUGA :   Hingga 17 Juli, Jumlah Jemaah Haji Wafat 58 Orang

“Saya sudah pelajari, tidak sesederhana itu. Memang butuh waktu untuk mengedukasi,” ujar Kang Emil. Tapi, ditegaskannya, tak ada yang tak mungkin dibangun di Jawa Barat.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Pesta yang Mencekik, Saat FIFA Panen 13 Miliar Dolar, Suporter Teriak Harga Tiket Tak Masuk Akal

INTERAKINDO.COM - Bukan kejutan lagi jika Piala Dunia terbesar dalam sejarah siap mendatangkan pundi-pundi uang dalam jumlah fantastis bagi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img