Selasa, Juli 28, 2026

Polda Aceh: Pratu Galuh Nugraha Tewas Akibat Peluru Rekoset Saat Operasi Penangkapan

Must Read

ACEH, INTERAKINDO– Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mengungkap kronologi peristiwa penembakan yang menyebabkan anggota Polisi Militer (POM) TNI, Pratu Galuh Nugraha, meninggal dunia saat berlangsungnya operasi penangkapan terhadap terduga bandar narkoba.

Kapolda Aceh menjelaskan, insiden bermula ketika aparat melakukan operasi penangkapan terhadap empat orang terduga bandar narkoba yang berada di dalam sebuah mobil.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan satu orang yang diduga merupakan oknum anggota Brimob. Sementara tiga terduga pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran.

BACA JUGA :   50 Ribu Benih Lobster Senilai Rp7,5 Miliar Diamankan di Pelabuhan Merak

Saat proses pengejaran berlangsung, petugas melepaskan tembakan ke arah para pelaku. Dalam situasi tersebut, peluru yang mengalami rekoset diduga mengenai seorang warga yang turut membantu proses penangkapan. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Belakangan diketahui bahwa korban merupakan anggota POM TNI, Pratu Galuh Nugraha, yang akhirnya meninggal dunia.

“Pada saat kejadian terdapat empat orang terduga pelaku di dalam mobil. Satu orang yang diduga merupakan anggota Brimob berhasil diamankan, sedangkan tiga lainnya masih dalam pengejaran,” ujar Kapolda Aceh.

BACA JUGA :   Tingkatkan Profesionalisme, Polda Jatim Beri Pembinaan Polsus di Lapas Pamekasan

Kapolda menambahkan, sejak insiden itu terjadi pihaknya telah berkoordinasi secara intensif dengan Pangdam Iskandar Muda beserta jajaran, Danpuspomad, dan Danpomdam Iskandar Muda.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyampaikan fakta awal kejadian, memastikan penanganan terhadap korban, mendukung proses penyidikan, serta menjaga komunikasi dan soliditas antara Polri dan TNI.

“Atas nama keluarga besar Polda Aceh dan seluruh jajaran, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Pratu Galuh Nugraha serta seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia,” ucap Kapolda.

Polda Aceh juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta tidak menyebarkan foto, video, maupun narasi yang belum dipastikan kebenarannya.

BACA JUGA :   KPK Periksa Kasus Setoran Per Metrik Ton Batu Bara, Presiden Borneo FC dan Sang Ayah Jadi Saksi

Selain itu, masyarakat yang mengetahui atau menyaksikan langsung rangkaian peristiwa tersebut diharapkan bersedia memberikan keterangan kepada penyidik guna membantu proses pengungkapan kasus.

Hingga saat ini, Polda Aceh menegaskan proses penyelidikan masih terus berlangsung, termasuk pengejaran terhadap tiga terduga pelaku yang melarikan diri. Aparat juga mengharapkan dukungan masyarakat melalui informasi yang dapat membantu pengungkapan perkara. (ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Jake Paul dan Eddie Hearn Resmi Bergandeng Tangan Demi Angkat Tinju Wanita Dunia

INTERAKINDO.COM - Tinju dunia seringkali menyajikan kejutan, termasuk ketika dua sosok promotor berpengaruh dan karismatik saat ini, Jake Paul...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img