PRABUMULIH, INTERAKINDO – Sejumlah wilayah di Kota Prabumulih mengalami pemadaman listrik mendadak pada Sabtu (11/7/2026) malam. Pemadaman yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB tersebut membuat sebagian warga mengeluhkan terganggunya aktivitas dan waktu istirahat karena pemberitahuan baru disampaikan sesaat sebelum pekerjaan dilakukan.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku terkejut saat aliran listrik tiba-tiba padam.
“Mau istirahat malah listrik padam. Informasinya juga mendadak, jadi kami tidak sempat bersiap,” ujarnya.
PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Prabumulih kemudian mengumumkan bahwa pemadaman tersebut merupakan pemadaman emergency untuk menjaga keselamatan masyarakat.
Berdasarkan pemberitahuan resmi PLN, pemadaman dilakukan pada Sabtu, 11 Juli 2026, mulai pukul 22.00 hingga 23.00 WIB. Namun, durasi pemadaman dapat berubah menyesuaikan kondisi pekerjaan di lapangan.
Manager ULP PLN Prabumulih, Ichsan, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil karena terjadi gangguan serius pada jaringan listrik.
“Ada konduktor atau kabel putus di wilayah Prabujaya. Kondisi ini berbahaya jika tidak segera dipadamkan dan dibebaskan dari tegangan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” jelas Ichsan.
Menurut PLN, pekerjaan darurat dilakukan untuk penyambungan kembali peretakan SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah) putus satu fasa pada jaringan Penyulang Fatmawati (Recloser Candy).
Adapun wilayah yang terdampak antara lain kawasan Taman Prabujaya, Jalan Jenderal Sudirman (Kelurahan Tugu Kecil–Simpang Jalan Sumatera), Jalan Tampomas, Jalan Tangkupan Perahu, Jalan Kerinci, Jalan Dempo, Jalan Perintis, Jalan Angkatan 45, Perum GPI, Jalan Arja, Jalan Pangeran, Jalan Mahakarya, Jalan Haji Najib, Perum Griya Damai Sejahtera, Poslek Timur, SMA 7, Vihara, SPBU Lingkar, Perum Griya Sinar Sejahtera, SMP 12, Perum GPE, serta sejumlah wilayah di sekitarnya.
PLN juga mengimbau masyarakat yang menggunakan genset agar memisahkan instalasi genset dari jaringan PLN demi menghindari risiko yang dapat membahayakan petugas maupun pelanggan lainnya.
Pihak PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berharap masyarakat dapat memahami bahwa pemadaman darurat dilakukan demi keselamatan serta keandalan sistem kelistrikan.



