Selasa, Agustus 25, 2026

Amarilla Vs Mbappe! Pemerintah Prancis Dan Paraguay Turun Tangan

Must Read

INTERAKINDO.COM –  Kekalahan 0-1 Paraguay atas Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2026 berbuntut panjang. Seorang senator Paraguay, Celeste Amarilla, melontarkan pernyataan rasis terhadap penyerang Timnas Prancis Kylian Mbappe lewat akun media  sosialnya.

Dalam unggahannya, Celeste Amarilla menyerang Mbappe dengan makian kasar dan ujaran rasisme, terkait asal-usul kelahiran Mbappe, yang mempunyai darah Kamerun.

“Orang Kamerun yang terjajah yang benar-benar berpura-pura menyamar menjadi orang Prancis, pendendam pahit, kaya baru, arogan, dan jelek”.

Amarilla juga menuduh striker Madrid itu ketakutan selama pertandingan, dan hanya menang dengan beruntung.

“Dia merasa gugup dan sangat ketakutan sepanjang pertandingan, begitu pula seluruh timnya; mereka bahkan tidak bisa mencetak gol dan menang hanya karena keberuntungan semata.” Ujar Amarilla.

BACA JUGA :   65 Tahun Dan Juara Dunia! De La Fuente Lewati Rekor Del Bosque

Pernyataan itu pun langsung ditanggapi dengan keras oleh sang pemain. Dilansir AFP, Mbappe menyebut senator Paraguay tersebut “tercela” dan “tidak layak menduduki jabatannya” setelah ungkapan rasis yang dialamatkan kepadanya.

“Nyonya Celeste Amarilla, Anda adalah wanita yang hina dan tidak layak menduduki posisi Anda,” tulis Mbappe di akun X nya.

“Anda tidak mewakili Paraguay, negara yang telah berjuang dengan semangat dan kehormatan sepanjang kompetisi,” tegas Mbappe.

“Karena kurangnya kesadaran dan rasisme Anda yang tak terkendali, seluruh dunia telah melupakan perjalanan tim Anda dan upaya bersejarah di Piala Dunia ini,” tambahnya.

Kasus ini pun makin melebar menjadi isu diplomatic, hingga membuat pemerintah Prancis bereaksi, usai timbul kemarahan dari sejumlah pihak. Presiden Prancis Emmanuel Macron mengutuk serangan rasis yang ditujukan kepada kapten Prancis tersebut.

BACA JUGA :   Ratusan Warga Prabumulih Berpeluang Dapat Sertifikat Tanah Lewat PTSL 2026

“Presiden Republik berdiri bersama Kylian Mbappe dan tim Prancis dalam menghadapi serangan rasis yang ditujukan kepada kapten Bleus,” kata pernyataan resmi  Kantor Utama Presiden Republik Prancis.

Pemerintah Paraguay telah merilis permohonan maaf resmi, dan menegaskan jika opini rasis dari Amarilla, sama sekali tidak mewakili sikap negara.

“Pemerintah Republik Paraguay menyesalkan dan menolak pernyataan Senator Amarilla yang ditujukan kepada kapten tim nasional sepak bola Prancis, Kylian Mbappé, karena pernyataan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang menginspirasi hidup berdampingan secara damai serta penghormatan terhadap martabat manusia, yang dijunjung tinggi oleh negara kami.” Tulis pernyataan resmi Paraguay.

BACA JUGA :   Usai Permalukan Canelo Alvarez, Terence Crawford Pensiun, Alasan di Baliknya Bikin Fans Terenyuh

Menanggapi hal itu, Senator Paraguay Celeste Amarilla, malah melontarkan ancaman balik kepada Kylian Mbappe. Dia meminta Mbappe agar tak meremehkan dirinya. Amarilla juga balik menuduh jika striker 27 tahun itu telah melakukan kekerasa politik berbasis gender, dan akan menggugatnya jika tidak meminta maaf.

“Suruh dia membaca surat saya. Saya menuliskan buatnya dalam bahasa Prancis dan Spanyol, itu pun jika dia bisa membaca… Saya memintanya untuk berhati-hati, dan jangan macam-macam dengan orang Paraguay,” kata Amarilla, dilansir dari Marca.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

150 Majelis Taklim Terima SKT, Pengurus Majelis Taklim Silaturahmi Pematangsiantar Dikukuhkan

PEMATANGSIANTAR, INTERAKINDO — Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar resmi mengukuhkan kepengurusan periode 2026–2031. Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyerahan Surat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img