INTERAKINDO.COM – Film Check Out Sekarang, Pay Later atau CAPER resmi tayang di bioskop Indonesia sejak 5 Februari 2026. Disutradarai oleh Surya Ardy Octaviand serta diproduksi oleh Scovi Films dan Rapi Films, film ini hadir sebagai drama komedi yang mengangkat fenomena sosial kekinian: jebakan pinjaman online atau pinjol ilegal.
Dibintangi Amanda Manopo sebagai Tina dan Devano Danendra sebagai Mail, CAPER mengisahkan Tina, mantan pemenang kontes kecantikan yang terjebak gaya hidup konsumtif dan layanan “pay later”. Awalnya terlihat menyenangkan, namun kebiasaan belanja tanpa kontrol membuatnya terseret utang pinjol yang menumpuk.

Demi melunasi utang sekaligus menjaga adiknya, Umski (Fajar Sadboy), Tina justru masuk lebih dalam ke dunia pinjol ilegal. Di sana ia bertemu Mail, karakter unik yang membantunya membuka sisi gelap praktik pinjaman online yang merugikan banyak orang.
Transformasi Devano Jadi Mail
Peran Mail menjadi tantangan besar bagi Devano Danendra. Ia tampil berbeda dari citra penyanyi pop-akustik yang selama ini melekat padanya. Devano mengenakan wig, kumis, dan gaya bicara nyentrik demi membangun karakter DJ “alay” yang jadi korban pinjol ilegal.
Namun capaian penonton film ini justru menjadi sorotan. Pada hari pertama penayangan, CAPER mencatat sekitar 23.116 penonton, dan hingga saat ini berada di kisaran 56 ribu penonton.
Kondisi itu membuat Devano menyampaikan kekecewaannya melalui pesan WhatsApp yang kemudian beredar.
“Sekarang terasa berlebihan karena sudah membuat sebuah karakter berbeda demi review yang baik dan hasil penonton yang juga baik,” ujar Devano.
Ia juga mengaku merasa seperti berjuang sendirian dan menilai seluruh upayanya keluar dari zona nyaman terasa belum berbuah maksimal.
Sorotan & Pesan Sosial
Terlepas dari angka penonton, CAPER tetap mendapat perhatian karena tema yang diangkat sangat relevan dengan kehidupan urban masa kini. Film ini menyelipkan kritik sosial tentang bagaimana utang digital dan gaya hidup konsumtif bisa menghancurkan stabilitas keuangan bahkan hubungan keluarga.
Lewat balutan komedi dan drama, CAPER berupaya menyampaikan pesan agar generasi muda lebih bijak dalam menggunakan layanan “pay later” dan memahami risiko pinjol ilegal.
Di tengah persaingan film Indonesia yang semakin ketat, perjalanan CAPER di bioskop masih terus berlangsung. Tinggal menunggu apakah word of mouth penonton mampu mendongkrak angka yang saat ini masih menjadi bahan evaluasi bagi para pemain dan tim produksi.



