Senin, Agustus 24, 2026

Seluruh Penumpang dan Awak Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Must Read

INTERAKINDO.COM – Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban ke-10 kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dengan penemuan tersebut, seluruh awak dan penumpang pesawat ATR 42-500 telah ditemukan.

“Pada pukul 08.33 WITA, dilaporkan tim tombak bersama tim SAR gabungan menemukan paket sembilan,” kata Asisten Operasi Kodam XIV Hasanuddin Kolonel Inf Dody Triyo Hadi di Posko SAR Tompo Bulu, Jumat (23/1).

Dody menyebut, pada pukul 08.59 WITA dirinya menerima laporan bahwa korban terakhir kecelakaan pesawat ATR tersebut telah ditemukan.

BACA JUGA :   Akibat Erupsi Semeru, 10.400 Warga Masih Mengungsi di 400 Titik

“Namun pada pukul 09.16 WITA, paket 10 dipastikan ditemukan oleh tim elang bersama tim SAR gabungan,” ujarnya.

Hingga hari ketujuh operasi SAR, tim gabungan telah mengevakuasi dua dari lima kantong jenazah yang ditemukan pada Kamis (22/1) melalui jalur udara.

“Dua sudah tiba di lanud, sementara tiga lainnya masih menunggu proses evakuasi. Dua paket dari kemarin dan hari ini masih dalam upaya didekatkan ke titik penjemputan helikopter,” jelas Dody.

BACA JUGA :   PT BAA Dianggap Cocok Bangun Pabrik Sagu di Papua Lewat Kerja Sama

Korban terakhir ditemukan tidak jauh dari lokasi enam korban yang ditemukan sehari sebelumnya.

“Masih satu area, namun berada di jurang yang menyerupai alur sungai saat hujan, sehingga membutuhkan teknik evakuasi khusus,” katanya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii menyebutkan sembilan kantong jenazah masih dalam proses evakuasi.

“Alhamdulillah, pagi ini secara kuantitas sudah ditemukan 10 kantong,” ujarnya.

Pesawat ATR 42-500 yang dicarter Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebelumnya hilang kontak di wilayah Maros, Sulsel, saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar. Pesawat tersebut kemudian dikonfirmasi jatuh di Gunung Bulusaraung yang berada di perbatasan Maros dan Pangkep. Manifest pesawat berisi 10 orang, terdiri atas tujuh awak penerbangan dan tiga penumpang.

BACA JUGA :   Gegara Ini Sopir Truk Gelar Demo, Kemacetan di Parungpanjang Terjadi Hingga Sabtu Pagi

Sebelumnya, hingga Kamis (22/1), Tim SAR gabungan telah menemukan sembilan korban, enam di antaranya dalam kondisi tidak utuh.

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muh Arif Anwar, mengatakan operasi SAR akan ditutup setelah seluruh korban ditemukan, dengan perpanjangan waktu menyesuaikan keputusan Kabasarnas.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

OKU Timur Dapat Hibah Portable X-Ray, Perkuat Deteksi Dini Tuberkulosis

OKU TIMUR, INTERAKINDO – Pemerintah Kabupaten OKU Timur mendapat dukungan Pemerintah Pusat dalam memperkuat upaya percepatan penemuan dan penanganan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img