Selasa, Juli 21, 2026

Fakta Terbaru Kebakaran Panti Jompo Manado yang Tewaskan Belasan Lansia

Must Read
Muhammad Fanber
Muhammad Fanber
Penulis Interakindo.com

INTERAKINDO.COM – Kebakaran hebat melanda Panti Werdha Damai, di Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu malam (28/12). Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan 16 penghuni lanjut usia (lansia) meninggal dunia, sementara sejumlah lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kepolisian dan laporan media, api mulai membesar sekitar pukul 20.00 Wita saat sebagian besar penghuni tengah beristirahat. Kobaran api dengan cepat menghanguskan bangunan utama panti, membuat proses evakuasi berlangsung sulit.

BACA JUGA :   Kadin Indonesia: Pemerintah Perlu Dukung Efisiensi Industri Manufaktur

Seorang petugas kepolisian yang berada di lokasi menyebutkan, kondisi para korban sangat memprihatinkan. “Sebagian korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan akibat luka bakar,” ujar petugas tersebut, seperti dikutip dari DetikNews.

Sebanyak 16 jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Manado untuk proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Polisi menyatakan identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan medis, rekam gigi, dan data pendukung lainnya dengan pendampingan keluarga korban.

BACA JUGA :   Klinik FastMed Dibuka untuk Beri Pelayanan Memuaskan kepada Pelanggan

Selain korban jiwa, sekitar 15 penghuni lainnya selamat dan kini menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Manado akibat luka bakar dan gangguan pernapasan karena asap tebal.

Media internasional seperti Reuters dan Al Jazeera turut melaporkan insiden ini. Disebutkan bahwa warga sekitar sempat membantu proses penyelamatan sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Namun, cepatnya api menjalar membuat sebagian lansia tidak sempat menyelamatkan diri.

BACA JUGA :   Kabupaten Garut Kini Punya Kampung Wisata Restorative Justice, Apa Itu?

Pihak Polda Sulawesi Utara hingga kini masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan awal mengarah pada area dapur, namun polisi menegaskan penyelidikan teknis masih terus berlangsung.

Tragedi ini menjadi salah satu kebakaran fasilitas lansia paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia. Pemerintah daerah berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan keselamatan panti jompo guna mencegah kejadian serupa terulang.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Program Smart Agriculture Melonesia Lahirkan Petani Milenial Berdaya di Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG, INTERAKINDO – Perjuangan Chaidir Saleh (62) membuktikan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari sebuah usaha. Petani asal Kecamatan Karang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img