Kamis, Agustus 6, 2026

Demi Pelayanan dan Pengawasan Terbaik Jamaah Haji 1444H/2023, Kemenag dan Kemenkes Gandengan Tangan

Must Read

JAKARTA, interakindo.com — Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) menjalin sinergi dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan (Itjen Kemenkes) untuk menyukseskan pengawasan penyelenggaraan ibadah haji 1444H/2023M.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag Faisal dan Irjen Kemenkes Murti Utami di Lt. 3 Gedung Adyathma Kemenkes, Jakarta, Kamis (4/5) pagi.

Faisal mengungkapkan Itjen Kemenag mengawal ketat penyelenggaraan ibadah haji sejak proses perencanaan dari penetapan BPIH.

BACA JUGA :   Dedi Sumedi: ’50 Ribu Orang Lebih Kunjungi Paviliun Indonesia di Dubai Expo 2020

“Sinergi ini menjadi simbol semangat untuk terus mengawal peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam meningkatkan kualitas kinerja pengawasan,” kata Irjen Faisal.

Ia mengungkapkan, tantangan penyelenggaraan haji tahun ini sangat berbeda mengingat adanya kurang lebih 64 ribu jumlah jemaah haji usia lanjut (lansia). Kualitas pengawasan menjadi salah satu kunci untuk memastikan layanan haji tahun ini dapat terlaksana sesuai rencana.

BACA JUGA :   Ditjen IKMA Kemenperin Siap Beri Keringanan Biaya Pembelian Peralatan Baru bagi Pelaku IKM

Namun tantangan ini bisa dijawab dengan sinergi untuk mengawal sekaligus mempertahankan indeks kepuasan jemaah.

“Kita tidak hanya mengandalkan kemampuan internal tetapi juga dengan sinergi untuk meningkatkan kualitas kinerja pengawasan” tutur Faisal.

“Sinergi ini menjadi awal dua Itjen berkolaborasi untuk kemaslahatan umat,” sambungnya dilansir kemenag.co.id.

Inspektur Jenderal Kemenkes Murti Utami menyambut baik sinergi pengawasan penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, Itjen Kemenkes juga memiliki visi yang sama untuk mengawal akuntabilitas dan kinerja penyelenggaraan ibadah haji.

BACA JUGA :   Gowes, Kapolres Pantau Wilayah dan Bantu Masyarakat

“Ke depan kita harapkan output kerja sama dapat memperbaiki kualitas program dan memberikan beberapa rekomendasi perbaikan. Termasuk di dalamnya rekomendasi terkait layanan kesehatan jemaah haji” ungkapnya.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Kapolda Sumsel: Cegah Korban Kejahatan Siber Lebih Utama, 159 Polisi Disiapkan Jadi Edukator AI

PALEMBANG, INTERAKINDO – Polda Sumatera Selatan mengambil langkah progresif dalam menghadapi meningkatnya ancaman kejahatan siber dengan mencetak 159 personel...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img