PALEMBANG, INTERAKINDO – Kontingen Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sukses menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVIII Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2026.
Meski hanya menurunkan atlet dari tiga cabang olahraga (cabor), yakni tinju, pencak silat, dan atletik, kontingen Bumi Serapat Serasan berhasil membawa pulang total 14 medali.
Raihan tersebut terdiri dari dua medali emas, tiga perak, dan sembilan perunggu. Hasil ini menjadi bukti bahwa atlet-atlet muda PALI memiliki kemampuan dan daya saing untuk bersaing dengan kontingen dari kabupaten dan kota lainnya di Sumsel.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati PALI, Asgianto ST. Ia mengaku bangga atas perjuangan dan kerja keras para atlet pelajar yang telah membawa nama baik daerah di tingkat provinsi.
“Kita harus bangga melihat prestasi yang diperoleh pelajar asal Kabupaten PALI, apalagi ini di ajang Popda Sumsel,” ungkap Asgianto.
Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar keberhasilan meraih medali, tetapi juga menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk semakin serius memperkuat pembinaan olahraga, khususnya bagi atlet usia pelajar.
Pemkab PALI, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengembangan bakat dan potensi atlet lokal agar mampu berprestasi lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Asgianto juga menilai keberhasilan tersebut menjadi gambaran bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) Kabupaten PALI memiliki potensi besar dan mampu bersaing dengan daerah lain.
“Kemarin atlet catur PALI juga mendapatkan gelar Master Nasional setelah berprestasi di Kejurnas Catur di Banten. Ini membuktikan bahwa SDM Kabupaten PALI memiliki potensi luar biasa,” katanya.
Ia menegaskan, pembinaan atlet akan terus diperkuat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten PALI.
Menariknya, salah satu atlet peraih medali emas pada Popda XVIII Sumsel 2026 merupakan atlet binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLPD) Kabupaten PALI.
Atlet tersebut bahkan masih berstatus pelajar SMP Negeri 1 Talang Ubi. Capaian ini menjadi sinyal positif bahwa pembinaan olahraga sejak usia dini mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kabupaten PALI.
Dengan raihan 14 medali tersebut, PALI berharap dapat terus meningkatkan kualitas pembinaan dan melahirkan lebih banyak atlet muda potensial untuk mengukir prestasi di masa mendatang.



