INTERAKINDO.COM – Bukan November seperti ancar-ancar semula. Duel perebutan gelar antara juara kelas menengah WBA Erislandy Lara (32-3-3, 19 KO) dan penantang asal Australia Tim Tszyu (28-3-0, 18 KO) bakal digelar 13 Desember di Cbus Super Stadium di Robina, Australia.
Pengumuman tanggal dan tempat ini dikonfirmasi PBC (Premier Boxing Champions) pada Selasa (3/11), Di AS, duel disiarkan secara langsung oleh DAZN pada Sabtu (12/12) malam.
Buat Erislandy Lara, juara dua kelas asal Kuba, ini jadi duel kelimanya mempertahankan gelar. Pada penampilan terakhirnya Desember lalu di San Antonio, petinju kidal berusia 43 tahun yang kini menetap di Houston tersebut berhasil mengalahkan Johan Gonzalez lewat kemenangan angka mutlak.
Sementara itu, Tszyu, mantan juara dunia kelas welter super WBO asal Australia, berambisi merengkuh gelar di kelas baru. Petinju berusia 32 tahun kelahiran Sydney ini bertolak dari kemenangan angka mutlak atas Errol Spence Jr pada Juli lalu.
“Saya telah bekerja keras seumur hidup untuk berada di posisi ini, dan saya merasa terberkahi memiliki lebih banyak kesempatan seperti ini untuk menjadi juara dunia sekaligus mempertahankan gelar saya,” tutur Lara.
“Bepergian ke Australia untuk bertarung melawan Tszyu adalah sesuatu yang sangat saya nantikan. Saya tahu dia petinju yang tangguh, dan saya menghormati apa yang dibawanya ke atas ring.”
“Namun, saya sudah berpengalaman dalam pertarungan-pertarungan besar sepanjang karier saya dan saya tahu apa yang diperlukan untuk menang.”
“Saya bersyukur bisa menampilkan kemampuan saya di DAZN di hadapan para penggemar tinju di seluruh dunia, dan saya pergi ke Australia dengan satu tujuan… mempertahankan gelar saya, menyajikan penampilan yang hebat, serta memberikan pertarungan yang akan selalu diingat penggemar dalam waktu yang lama.”
“Inilah jalan hidup saya,” balas Tszyu, dilansir fightmag.com. Lara adalah juara yang hebat dan salah satu petinju yang paling dihindari di dunia. Justru karena itulah saya menginginkannya.”
“Spence hanyalah langkah awal. Pertarungan inilah yang benar-benar menentukan. Duel ini adalah soal warisan.”
“Ayah saya adalah seorang Hall of Famer dan petinju terbesar yang pernah dilahirkan negeri ini. Namun, menjadi juara dunia dua kelas adalah satu hal yang tak pernah dia lakukan. Itulah yang sedang saya kejar, dan hal itu mendorong semangat saya setiap hari.”
“Queensland dan Gold Coast selalu berada di belakang saya. Saya pernah menghentikan Jeff Horn dan mempertahankan gelar dunia saya di stadion serta di hadapan publik Queensland, dan saya tidak sabar untuk merasakan sensasi itu lagi. Saya siap merebut sabuk itu dari tangan Lara di Gold Coast.”
Partai Tambahan Lara vs Tszyu
Mantan juara dunia tak terbantahkan kelas welter super, Jermell Charlo (35-2-1, 19 KO) dari Lafayette, Louisiana, akan menghadapi petinju Australia, Brock Jarvis (23-2, 21 KO), dalam pertarungan kelas menengah.
Elnur Samedov (22-1, 11 KO) dari Azerbaijan bakal mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu super WBA Regular miliknya melawan mantan penantang gelar asal Australia, Liam Wilson (18-3, 10 KO).
Pertarungan tambahan lainnya diperkirakan akan segera diumumkan dalam waktu dekat.***



