Senin, Oktober 19, 2026

Belum Habis di Usia 36 Tahun, Canelo Alvarez Pamer Jurus Baru Hasil Latihan Khusus Bersama Usyk

Must Read

INTERAKINDO.COM — Bintang tinju dunia asal Meksiko, Saul ‘Canelo’ Alvarez, melakukan langkah mengejutkan dalam pemusatan latihannya di Spanyol. Petinju berusia 36 tahun itu kedapatan berlatih bersama mantan raja kelas berat dunia, Oleksandr Usyk, jelang laga perebutan gelar kelas menengah super melawan juara WBC Christian Mbilli pada 31 Oktober di Riyadh, Arab Saudi.

Hingga saat ini, laga tersebut dipastikan tetap berjalan sesuai rencana meski terdapat dinamika konflik di wilayah kawasan tersebut.

Alvarez tampak fokus penuh pada tugas besar di depannya. Di usianya yang tak lagi muda, Canelo mengusung misi besar untuk merebut kembali sebagian dari takhta menengah super miliknya sekaligus membuktikan kepada dunia bahwa kariernya belum tamat.

Canelo, yang memiliki rekor bertanding 63-3-2 (39 KO), terakhir kali naik ring 13 bulan lalu saat kalah angka mutlak dari Terence Crawford dalam duel 12 ronde. Usai kemenangan tersebut, Crawford memilih melepas empat sabuk juara kelas menengah super yang diraihnya dan memutuskan pensiun dari dunia tinju.

BACA JUGA :   Sukses Cetak 6 Gol dalam 10 Laga, Barcelona Langsung Tebus Klausul Permanen Hamza Abdelkarim Jelang Piala Dunia

Namun, Alvarez menegaskan dirinya masih memiliki ambisi besar untuk terus bertarung di level tertinggi.

Belajar Taktik dan Fisik dari Tim Usyk

Mengenai kolaborasi uniknya dengan Usyk di Spanyol, Canelo membeberkan kedekatannya dengan petinju asal Ukraina tersebut saat diwawancarai oleh The Ring.

“Usyk dan saya selalu menjadi teman yang sangat baik. Kami selalu mengobrol setiap kali bertemu dan saling menghormati,” kata Canelo.

“Saya melihat banyak video latihan mereka lalu bertanya. Mereka menyambut saya di gym, dan saya sangat mengapresiasi hal itu. Mereka mengajari saya banyak hal, dan saya belajar dengan sangat cepat. Saya menyukainya, menikmatinya, dan merasa sangat baik.”

BACA JUGA :   Dramatis di Jalak Harupat! Persib Kunci 3 Poin Lewat Gol Julio Cesar

Canelo menambahkan bahwa metode latihan fisik dan pengondisian fisik (strength and conditioning) yang diberikan tim Usyk memberikan wawasan baru baginya.

“Dalam hal kekuatan dan pengondisian fisik, saya mempelajari hal-hal baru. Saya sangat menghargai mereka karena mereka menyalurkan seluruh energinya untuk saya dan menyesuaikan semuanya berdasarkan kebutuhan taktik dari pelatih saya, Eddy Reynoso. Itu sangat luar biasa.”

Usyk di Persimpangan Jalan Karier

Di sisi lain, Oleksandr Usyk (25-0, 16 KO) sendiri berada di persimpangan jalan kariernya di usia 39 tahun.

BACA JUGA :   Kudeta di Valdebebas? Xavi Alonsi Pergi, Real Madrid Langsung Borong Wonderkid La Liga

Petinju tak terkalahkan itu terakhir kali bertanding pada Mei lalu di Mesir. Kala itu, Usyk sempat kesulitan menghadapi gaya bertarung tidak biasa dari petinju underdog bertubuh raksasa, Rico Verhoeven, sebelum akhirnya mengunci kemenangan TKO di ronde ke-11.

Beberapa pekan setelah laga tersebut, Usyk memutuskan untuk melepas tiga sabuk juara dunia kelas beratnya. Ia menegaskan ingin fokus pada satu pertarungan terakhirnya tanpa tekanan dari badan-badan organisasi tinju dunia yang memaksakan lawan wajib.

Sejak saat itu, nama petinju berjuluk The Cat ini gencar dikaitkan dengan beberapa potensi pertarungan besar, mulai dari duel melawan Deontay Wilder, David Benavidez, hingga laga trilogi melawan Tyson Fury.***

 

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Jasa Besar di Dunia Penyiaran dan Musik Sunda, Sambas Mangundikarta Dinilai Layak Raih Bintang Mahaputra

INTERAKINDO.COM — Mantan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora), Adhyaksa Dault, dengan tegas menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia layak memberikan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img