INTERAKINDO.COM — Peter Fury dipastikan tidak akan mengikuti langkah Ben Davison untuk berada di sudut ring Anthony Joshua pada megatarung melawan keponakannya sendiri, Tyson Fury.
Dua petinju kelas berat terbaik asal Inggris tersebut akhirnya bakal bentrok di Cardiff pada 11 Desember dengan mempertaruhkan sabuk WBA ‘Super’. Jika melihat riuhnya suasana konferensi pers pada Rabu (30/9), para penggemar dipastikan bakal disuguhi pertarungan yang sangat menarik.
Di tengah masa persiapan jelang duel sesama petinju Britania Raya ini, muncul satu topik kejutan dari pengakuan Joshua yang menyebut bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Peter Fury, paman sekaligus mantan pelatih Tyson.
Paman dan keponakan tersebut diketahui memiliki hubungan yang kurang harmonis saat ini, meskipun pernah bersama-sama mencapai puncak kejayaan kelas berat pada November 2015.
Peter adalah sosok yang mendampingi Tyson di sudut ring saat menumbangkan Wladimir Klitschko di Dusseldorf—sekaligus mengakhiri dominasi petinju Ukraina tersebut selama satu dekade.
Namun, laga tersebut menjadi momen terakhir kebersamaan mereka sebelum Tyson kemudian dinyatakan positif mengonsumsi kokain dan berjuang melawan kecanduan alkohol.
Ketika Tyson kembali ke atas ring pada 2018, ia mempercayakan posisinya kepada Ben Davison dan bertarung sebanyak lima kali di bawah asuhannya. Kebersamaan mereka berakhir pada Desember 2019 setelah kemenangan angka yang dinilai kurang meyakinkan saat berhadapan dengan Otto Wallin.
Davison kini telah ditarik kembali oleh Joshua untuk periode kedua mereka, setelah sebelumnya memimpin AJ dalam tiga laga pada kurun waktu 2023 hingga 2024. Keputusan peraih medali emas Olimpiade 2012 itu membuat Tyson melabelinya ‘lemah secara mental’, menyusul perpisahan awal mereka pasca-kekalahan KO Joshua dari Daniel Dubois.
Apakah Peter Fury Bakal Berada di Sudut Anthony Joshua?
Berbeda dengan Davison, Peter Fury menegaskan bahwa dirinya tidak akan menjadi bagian dari Tim Joshua—meski ia mengaku sangat terbuka untuk bekerja sama usai pertarungan AJ melawan keponakannya tersebut selesai.
Melalui akun X pribadinya, Peter menegaskan bahwa fokus utamanya dalam waktu dekat adalah mendampingi mantan bintang kickboxing, Rico Verhoeven, yang bersiap kembali naik ring setelah kalah TKO secara kontroversial dari Oleksandr Usyk pada Mei lalu dalam perebutan sabuk WBC.
“Saya dan AJ sempat berbicara dua bulan lalu mengenai masukan untuk mengasah keterampilannya—dia pria yang sangat baik,” tulis Peter.
“Setelah pertarungannya selesai (melawan Tyson Fury), apa pun yang ia butuhkan dari saya akan dengan senang hati saya bantu.
“Dia memiliki tim yang hebat di sekelilingnya, termasuk Tim Usyk.”
“Fokus saya saat ini adalah Rico [Verhoeven], kami akan segera memulai pemusatan latihan.”
Apa Kata Anthony Joshua Soal Peter Fury?
Setelah mengonfirmasi bahwa Peter ‘bersedia membantunya’, Joshua kemudian buka suara mengenai apakah pelatih berpengalaman tersebut memberikan nasihat atau taktik khusus.
“Ya, tapi bukan tentang Fury. Ini lebih ke latihan dan pendekatan kami, tentang bagaimana saya harus menghadapi pertarungan,” kata Joshua.
“Bukan tipe yang memberi tahu ‘Fury bakal melakukan ini’, tapi lebih ke ‘Saya lihat apa yang kamu lakukan,’ dan di situlah dia merasa saya bisa berkembang.”
“Ini kembali ke fakta bahwa semua orang ingin saya menang, semua orang akan memberi tahu saya cara untuk menang.”
“Namun orang paling penting yang harus didengar pada fase karier saya saat ini adalah diri saya sendiri, jadi saya harus menyikapi semuanya dengan bijak.”
“Yang ingin saya tegaskan adalah, alasan saya mendatangi Ben dan Peter bukan semata-mata untuk mencari orang yang pernah bekerja dengan Fury sebelumnya.”
“Alasan saya bekerja sama dengan mereka adalah karena mereka bisa menunjukkan detail-detail secara akurat.”***
talkSPORT



