PRABUMULIH, INTERAKINDO – Kreativitas peserta pelatihan pengelasan di Kota Prabumulih mulai diwujudkan dalam bentuk karya yang menarik perhatian. Salah satunya berupa replika balon udara yang kini berada di lingkungan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Prabumulih.
Meski tidak dapat terbang seperti balon udara pada umumnya, karya tersebut justru memiliki fungsi lain. Keberadaannya diproyeksikan menjadi salah satu spot foto yang Instagramable di lingkungan Disnaker Prabumulih.
Karya berbahan logam tersebut merupakan hasil kreativitas anak-anak yang mengikuti pelatihan pengelasan. Pembuatan replika balon udara menjadi salah satu contoh bagaimana keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat dituangkan menjadi sebuah karya nyata.
Kepala Disnaker Kota Prabumulih, Sanjay Yunus, SH, MH, mengatakan keberadaan karya tersebut tidak hanya menjadi hiasan, tetapi juga menunjukkan kreativitas dan kemampuan peserta pelatihan dalam mengembangkan keterampilan pengelasan yang mereka miliki.
“Ini merupakan karya anak-anak yang mengikuti pelatihan pengelasan. Mereka tidak hanya belajar teori dan teknik pengelasan, tetapi juga diarahkan untuk bisa menghasilkan sebuah karya,” kata Sanjay, Jumat (18/9/2026).
Menurut Sanjay, kreativitas seperti itu penting untuk terus dikembangkan. Sebab, keterampilan pengelasan memiliki ruang yang cukup luas untuk menghasilkan berbagai produk, baik untuk kebutuhan industri maupun karya kreatif.
“Kita ingin keterampilan yang mereka dapatkan bisa diterapkan. Jadi bukan hanya selesai pelatihan, kemudian selesai begitu saja. Mereka harus bisa menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai dan bisa dilihat oleh masyarakat,” ujarnya.
Sanjay menambahkan, ke depan pihaknya berencana melakukan penataan terhadap lingkungan Disnaker Prabumulih agar tampil lebih menarik dan memiliki sejumlah titik yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi berfoto.
“Disnaker ini ke depan akan kita jadikan lebih Instagramable. Jadi masyarakat yang datang tidak hanya melihat kantor, tetapi juga bisa melihat berbagai hasil karya dari peserta pelatihan,” jelasnya.
Kolaborasi Disnaker dan PDC
Program pelatihan pengelasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi antara Disnaker Kota Prabumulih dan PDC. Kolaborasi ini diarahkan untuk memberikan bekal keterampilan kepada masyarakat, khususnya agar memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Sanjay mengatakan, pelatihan menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan memiliki keterampilan, peserta diharapkan mempunyai bekal yang lebih baik ketika mencari pekerjaan ataupun membuka peluang usaha sendiri.
“Kita berharap melalui kolaborasi ini semakin banyak masyarakat yang mendapatkan keterampilan. Karena kebutuhan tenaga kerja yang memiliki skill tentu terus ada,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kreativitas para peserta yang mampu mengembangkan hasil pelatihan menjadi karya yang menarik.
“Balon udara ini salah satu contohnya. Memang tidak bisa terbang, tetapi bisa menjadi sesuatu yang menarik dan memiliki nilai estetika. Ini menunjukkan bahwa anak-anak pelatihan kita punya kreativitas,” ungkap Sanjay.
Ke depan, Disnaker Prabumulih juga akan terus mendorong agar hasil karya peserta pelatihan dapat ditampilkan di lingkungan kantor. Selain mempercantik kawasan, langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap peserta yang telah mengikuti pelatihan.
“Kalau ada karya-karya lainnya, tentu akan kita manfaatkan dan kita tampilkan. Dengan begitu, masyarakat juga bisa melihat langsung hasil dari pelatihan yang kita laksanakan,” tambahnya.
Jadi Wadah Promosi Karya Peserta
Penataan lingkungan Disnaker menjadi lebih Instagramable juga diharapkan dapat memberikan ruang promosi secara tidak langsung bagi karya-karya peserta pelatihan.
Setiap karya yang ditampilkan dapat menjadi gambaran bahwa pelatihan keterampilan tidak hanya menghasilkan kemampuan teknis, tetapi juga dapat melahirkan produk kreatif.
“Harapan kita, tempat ini nantinya bisa menjadi wadah untuk menunjukkan hasil karya peserta. Jadi ada manfaatnya untuk kantor, untuk peserta, dan juga masyarakat yang datang,” tutur Sanjay.
Ia berharap kolaborasi antara Disnaker dan PDC dapat terus berjalan dan menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Prabumulih.
Dengan hadirnya replika balon udara tersebut, lingkungan Disnaker Prabumulih pun mulai memiliki daya tarik tersendiri. Sebuah karya yang awalnya lahir dari proses pelatihan pengelasan kini berpotensi menjadi ikon kecil sekaligus spot foto bagi masyarakat yang berkunjung.



