Rabu, September 16, 2026

Terseret Arus Saat Mandi, Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Must Read

OKU TIMUR, INTERAKINDO – Upaya pencarian terhadap Sulaiman (10), bocah yang dilaporkan tenggelam di Sungai Komering, Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, berakhir duka.

Sulaiman ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 08.15 WIB. Jasad korban ditemukan mengapung sekitar 100 meter dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin mengatakan, pihaknya menerima laporan mengenai kejadian tersebut pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Setelah menerima laporan, personel langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

BACA JUGA :   Covid-19 Bisa Juga Timbulkan Susut Penis, Disfungsi Seksual, dan Banyak Bersendawa

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu sore sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu, Sulaiman bersama delapan orang temannya berada di Sungai Komering untuk mandi sekaligus mencari kepiting rajungan.

Saat mencari kepiting, Sulaiman bersama kakaknya tanpa disadari berada di bagian tengah sungai. Keduanya kemudian terseret arus.

Sang kakak berhasil diselamatkan oleh warga yang berada di sekitar lokasi. Namun, Sulaiman terbawa arus dan tenggelam hingga akhirnya dinyatakan hilang.

BACA JUGA :   Lima Kapolres di Sumsel Berganti, Momentum Penyegaran untuk Tingkatkan Kinerja Polri

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, serta masyarakat kemudian melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Komering.

Pencarian dilakukan hingga Senin pagi. Sekitar pukul 08.15 WIB, petugas akhirnya menemukan jasad Sulaiman dalam kondisi mengapung sekitar 100 meter dari titik awal kejadian.

Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Raymond menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh unsur SAR Gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian.

BACA JUGA :   Motif Nanas Kini Berhak Cipta, Kebanggaan Kota Prabumulih Semakin Mendunia

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika beraktivitas di sekitar sungai.

“Masyarakat diimbau menghindari mandi atau bermain di sungai, terutama pada bagian yang memiliki arus deras dan kedalaman yang tidak diketahui,” ujar Raymond.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan terhadap Sulaiman resmi dihentikan. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke kesatuan masing-masing. (ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Buka Lahan dengan Cara Dibakar, Petani di PALI Diamankan Polisi

PALI, INTERAKINDO – Seorang petani di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, diamankan polisi setelah diduga membuka...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img